Banyuwangi, Storyjatim.com - Jelang Pilkada 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi melantik 651 Anggota PPS dari 217 Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Banyuwangi di Gasibu Blambangan. Minggu, (26/6/2024).
Pasca Pemilu 2024 pilpres dan pileg pada Februari kemarin, KPU Banyuwangi memberikan pesan dan kritik yang cukup tajam terkait kinerja Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang lalu.
Hal itu disampaikan Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggraini Rahman pada sekempatanya di atas podium saat usai melantik 651 PPS se Banyuwangi.
Pihaknya juga memberikan pesan terhadap PPS yang baru dilantik untuk bekerja dengan maksimal.
"Semangat kerja harus tetap komsisten sejak awal hingga akhir, jangan seperti kemarin H-2 justru mengundurkan diri, itu mengganggu tahapan di pemilu," Ucapnya.
Dwi juga menyampaikan kepada semua PPS yang baru saja dilantik bahwa kerja di dalam pemilu memang menyita waktu dan tenaga, sehingga harus benar-benar siap dalam menjalankan tugas sesuai tupoksi.
"PPS harus siap bekerja dengan integritas 24 namun jangan lupa jaga kesehatan, kerjakan sesuai regulasi, dan komunikasi dengan sekertariat serta para Kades dan Lurah di wilayah masing-masing," Sambungnya.
Terkahir, Dwi selalu menegaskan kepada para anggota PPS untuk saling menjaga kekompakan dalam menjalankan tugas sebagai PPS.
Baca Juga: Untuk Jaga Kebugaran Tubuh Pekerja PT BSI Banyuwangi Terapkan Empat Pilar Program Kesehatan
"Ingat, jangan sembarangan merekrut KPPS, harus benar benar selektif dalam memilih anggota KPPS, sekiranya mampu dalam menjalankan tugas dengan baik itu bisa digunakan lagi," Tukasnya.