Storyjatim.com - Sosok I Made Cahyana Negara memang tak diragukan lagi dalam dunia politik di Banyuwangi. Pria tersebut kelahiran 04 Maret 1972 itu, kini menjadi ketua DPRD Banyuwangi.
Sepak terjang I Made Cahyana Negara bersama partai PDI Perjuangan itu terbilang tak mudah, berbagai dinamika politik di Banyuwangi membuat dirinya semakin banyak belajar tentang politik.
Dalam dunia politik di Banyuwangi, sosok I Made Cahyana Negara tidak bisa dianggap remeh, pria berkedudukan di Dusun Krajan desa ketapang kecamatan Kalipuro Banyuwangi itu kini menduduki posisi penting dalam parlemen.
Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2026, Shin Tae-yong Optimis Raih Kemenangan Lawan Vietnam Besok di GBK
Perjalanan karir politik Made terbilang cukup panjang, berawal menjadi ketua Ranting PDI P Desa Ketapang, kemudian menjadi Ketua PAC PDI P Ketapang, Sekertaris DPC PDI P bahkan hingga menjadi Ketua DPC PDI P Kabupaten Banyuwangi.
Tentu hal itu tak semudah yang dibayangkan dalam meraih posisi penting dalam struktural partai politik.
Dalam perjalanan parlemen, Made mengawali jabatanya sebagai anggota DPRD Banyuwangi saat Pileg 2009-20014, Made mencalonkan diri di dapil Banyuwangi 1.
Periode berikutnya, Made juga berhasil menduduki kembali parlemen di periode 2014-2019, dan di Periode 2019-2024.
Karirnya dalam politik semakin meroket, jelang masa jabatanya berakhir saat menjadi sebagai sekertaris DPC PDI P Banyuwangi, Made didaulat oleh partainya untuk menduduki kursi Ketua DPRD Banyuwangi.
Dalam Pileg 2024 Made kembali maju, sesuai dengan data rekapitulasi dari KPU Made kembali terpilih sebagai anggota DPRD Banyuwangi.
Bahkan, Partai yang beridentik dengan warna merah tersebut memperoleh kursi terbanyak di DPRD Banyuwangi.
Diketahui, Made memulai dunia pendidikan nya di SDN 1 Ketapang, kemudian SMP N Banyuwangi, SMAN 1 Giri, tamat dari sekolah SMA, Made melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi STIE Triatma Mulya Denpasar Bali.
Komitmen yang dibangun Made dalam memperjuangkan hak rakyat sebagai anggota Dewan hanya memiliki 3 prioritas untuk menyesuaikan visi misinya.
"Prioritas tersebut yaitu turun ke masyarakat, mendengarkan aspirasi masyarakat dan memperjuangkan aspirasi rakyat," Katanya.