daerah

Santri Asal Banyuwangi Tewas Tak Wajar Di Ponpes Kediri Jawa Timur, Pengurus Menyebut Jatuh Dari Kamar Mandi

Senin, 26 Februari 2024 | 20:54 WIB
Santri Asal Banyuwangi Tewas Tak Wajar Di Ponpes Kediri Jawa Timur, (Instagram/@memomedsos)

Banyuwangi, Storyjatim.com - Nahas nasib yang dialami Bintang Balqis Maulana (14), santri muda asal wilayah Afdeling Kampunganyar, Dusun Kendenglembu, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi. kepulangan Jasadnya yang penuh luka lebam saat diantar pulang pengurus Ponpes Al-Ishlahiyah Desa Kranding, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. pada Sabtu (24/2/2024) dinihari.

Sesampainya di rumah duka, jasad langsung disambut Isak tangis pihak keluarga. Tak disangka putra bungsu dari tiga bersaudara tersebut tewas dengan kondisi tak wajar.

Hal tersebut diungkapkan Mia Nur Khasanah (22) kakak korban. Menurutnya, Balqis semula dikabarkan meninggal oleh pihak pesantren diakibatkan terjatuh di kamar mandi.

"Awalnya dikabarkan meninggal karena terjatuh di kamar mandi. Kami pun kaget. Saya langsung bergegas pulang ke kampung dari Bali," ujarnya, Minggu (25/02/2024).

Baca Juga: PT BSI Gelar Sosialisasi Pencegahan Pernikahan Dini Bagi Pelajar Di Banyuwangi, Bentuk Konsistensi Manfaat Bagi Masyarakat

Kedatangan jenazah korban pun jadi titik awal kecurigaan keluarga. Menurut Mia, ceceran darah sempat keluar dari keranda yang membawa jasad adiknya tersebut. Berawal dari itulah kemudian dirinya meminta untuk dibukakan kain kafan yang membungkus jasad adiknya.

Permintaan keluarga awalnya sempat dirintangi oleh FTH, sepupunya. Yang ikut mengantarkan Balqis bersama rombongan pesantren yang berjumlah empat orang, lima orang termasuk FTH.

"Katan sepupu saya sudah suci. Jadi gak perlu dibuka (kain kafan) itu. Tapi kami tetap ngotot karena curiga adanya ceceran darah keluar dari keranda. Disitu perasaan saya dan ibu campur aduk," ungkap Mia.

Desakan keluarga ditambah tetangga yang ikut menyambut kedatangan jenazah Balqis tak mampu ditolak FTH termasuk pihak pesantren. Hingga kemudian terperangah pihak keluarga melihat kondisi jenazah Balqis.

"Astaghfirullah. Luka Lebam di sekujur tubuh ditambah ada luka seperti jeratan leher. Hidungnya juga terlihat patah. Tak kuasa menahan tangis. Ini sudah pasti bukan jatuh tapi dianiaya," tambah Mia.

Mia menambahkan, tak hanya luka tersebut sejumlah luka sundutan rokok terlihat di kaki korban. Jumlahnya lebih dari satu. Termasuk satu luka pada dada yang menurutnya seperti berlubang.

Pihak keluarga pun kemudian melapor ke Polsek Glenmore. Jasad korban sempat dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Salurkan Santunan Duka Ke Keluarga Dulhanan Ketua KPPS 18 Singojuruh Yang Meninggal Dunia

"Langsung ke pihak Polresta ya mas. Kami tidak berwenang menyampaikan," kata Kapolsek Glenmore AKP Satrio Wibowo saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Tags

Terkini