Banyuwangi Storyjatim.com - Korban hanyut berinisial AB (14) di sungai Singojuruh Banyuwangi Jawa Timur ternyata anggota aktif perguruan silat Pagar Nusa Kecamatan Singojuruh.
AB dikenal sebagai sosok yang periang, baik dan pinter, hal tersebut dibuktikan ketika pelatih pencak silat Pagar Nusa Singojuruh memberikan materi maupun jurus baru yang di ajarkan selalu diterima dengan baik.
"Dia itu kalau diajarkan jurus baru langsung nangkap, dan nyaris sempurna ketika menerapkan jurus baru," Kata Moh Defri Rosiful Aqli Ketua Pagar Nusa Singojuruh.
Bahkan, ketika pengurus Pagar Nusa berkunjung saat latihan, tak sedikit pengurus selalu mendapati sikap sopan dari almarhum.
Kepada kawan kawan seangkatan pun AB dikenal sebagai orang yang periang, hampir tak pernah mengeluh apapun yang dirasakan.
Kini Anggota terbaik di Pagar Nusa Singojuruh telah tiada akibat insiden yang menimpa AB karena terbawa arus sungai di Singojuruh saat mandi bersama teman temanya.
Diketahui arus sungai saat itu cukup deras dikarenakan di hulu sungai terjadi hujan lebat, sehingga debit air meningkat dan menghanyutkan satu santri di Ponpes yang ada di Singojuruh.
Rosyid sapaan akrabnya mengatakan bahwa sangat merasa kehilangan karena salah satu anggotanya meninggal dunia.