Dianggap Nyeleneh, Pernikahan Kuno Di Ponorogo Masih Dilestarikan, Pengantin Pria Tidur Dengan Gemblak

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Kamis, 3 Agustus 2023 | 21:29 WIB
Tradisi Perkawinan Kuno di Ponorogo Menggunakan Gemblak
Tradisi Perkawinan Kuno di Ponorogo Menggunakan Gemblak

Storyjatim.com - Ponorogo mempunyai tradisi unik dalam prosesi pernikahan kuno, yakni tradisi gemblak, tradisi ini mempunyai pro kontra dikalangan masyarakat.

Meski demikian tradisi perkawinan kuno Ponorogo yang menggunakan gemblak masih banyak dilakukan oleh warga sekitar, karena hal tersebut bagian dari sebuah tradisi yang ditinggalkan oleh nenek moyang yang perlu dilestarikan.

Namu, banyak juga yang menentang dengan adanya tradisi perkawinan kuno Ponorogo dengan menggunakan gemblak ini.

Baca Juga: Terancam Sepi Penonton Konser Denny Caknan Di Semarang, Fans DC Pindah Haluan Tak Disangka Hanya Gara Gara Ini

Cerita Perkawinan Kuno Ponorogo
Menurut berbagai sumber, perkawinan kuno di Ponorogo bersama gemblak itu terjadi pada ratusan tahun lalu.

Dimana ketika usai melangsungkan pernikahan kedua mempelai akan di pisahkan tidurnya untuk beberapa hari, mempelai wanita akan tidur bersama keluarganya di rumahnya, dan nempelai pria akan tidur dengan ditemani gemblak.

Gemblak sendiri adalah seorang pria tampan, konon gemblak seorang laki laki yang rupawan dan menemani warok saat tidur.

Namun yang membuat kontroversi yaitu ada sejarah yang mengatakan bahwa pengantin pria juga akan berhubungan fisik dengan gemblak.

Kini beberapa warga yang masih melestarikan gemblak tersebut masih ada yang mempertahankanya, namun gemblak biasanya dipilih dari anggota keluarganya sendiri yang tampan.

Gemblak hanya untuk menemani saat sebelum dan sesudah ijab kabul, guna memberikan dukungan bagi calon pengantin agar lebih percaya diri dan tidak takut.

Hal tersebut hanyalah cerita legenda dari berbagai sumber tentang tradisi perkawinan kuno di Ponorogo.

Baca Juga: Viral Di Tiktok Sinka Xun Di Sawer Baper, Berikut Cord dan Lirik Lagu Sia Sia Mengharap Cintamu

Di era Sekarang beberapa warga masih menggunakan gemblak, dan beberapa lagi sudah meninggalkan tradisi tersebut.

Bagi warga yang menggunakan tradisi gemblak, hal ini merupakan identitas daerahnya dan perlu dilestarikan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X