Storyjatim.com - Masyarakat Kabupaten Banyuwangi digegerkan adanya pasangan suami istri (pasutri) ditemukan tewas mengenaskan di satu rumah, Desa Karetan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, Selasa (27/6/2023).
Pasutri itu berinisial PD dan ID. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal. PD ditemukan dalam keadaan meninggal tergantung di belakang rumah. Sedangkan ID ditemukan dalam kondisi tergeletak di dalam kamarnya.
Kejadian tersebut masih tengah diselidiki aparat kepolisian Polresta Banyuwangi. Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa telah menerjunkan timnya untuk melakukan penyelidikan.
Baca Juga: Geger..!!! Warga Setail Banyuwangi Dikejutkan Penemuan Jasad Bayi Di Sekitar Pembuangan Cabai Busuk
“Insiden tersebut terjadi pada pukul 06.00, bahwa ada seorang saksi mendengar suara gaduh di rumah korban, yang kemudian sekira pukul 07.30 saksi baru bangun tidur langsung ke rumah korban,” kata Kapolresta Banyuwangi.
Kapolresta menyebut, bahwa saksi yang masuk ke rumah korban langsung dikagetkan dengan kondisi ID tergeletak sudah meninggal di dalam kamar.
“ID tergeletak di lantai kamarnya, dengan kondisi terlentang,” cetus Kombespol Deddy Foury Millewa.
Kombespol Deddy menyebut, setelah menemukan ID. Saksi yang mencari PD di belakang rumah, akhirnya dikagetkan dengan kondisi yang sudah tergantung.
“Atas insiden tersebut, saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek dan perangkat desa,” sebut Kapolresta.
Baca Juga: Akibat Mesin Mati Dan Jalan Menanjak, Odong Odong Di Glenmore Banyuwangi Terperosok Ke Jurang
Kapolresta menegaskan, bahwa pihaknya sudah menerjunkan tim untuk melakukan penyelidikan.
“Kami masih dalami penyebabnya, karena tim masih melakukan oleh TKP (tempat kejadian perkara),” pungkas Kapolresta Banyuwangi.(Tyo_2706).
Artikel Terkait
Hasil Putusan MK Tolak Legalisasi Ganja Medis Untuk Kesehatan
PPK Muncar Lakukan Sosialisasi dan Edukasi Pemilu Guna Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula
KPU Banyuwangi Sahkan Jumlah DPT Pemilu 2024, Menyusut Hingga 1.309 Orang, Ini Penyebabnya
Pererat Ikatan Kekeluargaan Warga Tanah Pusaka dan GmnI Banyuwangi Peringati Haul Bung Karno
Diduga Pungli Dalam Program PTSL Dengan Tambahan Biaya Rp 50 Ribu, Kades Macan Putih Banyuwangi: Itu Wajar Kok