Disisi lain, Kades Vivin juga berharap pengembangan investasi PT BSI di gunung Salakan, dapat menyerap tenaga kerja lokal. Terutama kalangan usia produktif diwilayah ring satu Kecamatan Pesanggaran, khususnya Desa Sumberagung.
“Terkait tenaga kerja, harapan kami, lebih diprioritaskan warga Pesanggaran,” katanya.
Baca Juga: Penemuan Artefak Kuno di Area Tambang Pasir, Tim Disbudpar Banyuwangi Cek Dan Teliti Temuan Warga
Perlu diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Prodüksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.
Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.
Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi prodüksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, Banyuwangi.
Sebagai pelaku investasi, PT BSI memang terus meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan dengan 8 program utama.
Program PT BSI itu meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur. (*)
Artikel Terkait
Istri Virgoun Bongkar Isi Chat Saat Booking Cewek, Inara Rusli Sebut Penyebab Keretakan Rumah Tangga
Nama Warga Badung Bali Tercatat Dalam Data Sipol, Ketua DPC PBB Minta Maaf : Ini Bukan Kesalahan Partai
Followers Akun Twitter Partai Demokrat Turun Drastis Usai Posting Foto Silaturahmi ke Anies Baswedan
Disebut Istri Sudah Tidak Cinta Ke Virgoun, Ustadz Derry Ungkap Inara Rusli Kerap Curhat : Tak Mau Cerai
Unik..!! Tradisi Grebek Kupat Sewu Di Desa Singolatren Singojuruh Banyuwangi, Ternyata Bisa Makan Sepuasnya