Banyuwangi, Storyjatim.com - Jelang penutupan jalur penyebrangan, Ketapang - Gilimanuk di hari Raya Nyepi, aktivitas di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi, Jawa Timur mulai menunjukkan peningkatan.
Peningkatan arus penyebrangan jelang Nyepi terlihat mulai hari senin sore hingga selasa (21/3/2023). Malam.
Peningkatan jumlah kendaraan jalur penyeberangan Ketapang - Gilimanuk jelang penutupan hari raya Nyepi ini dibuktikan dengan banyaknya kendaraan hingga pejalan kaki yang mengantri untuk keluar Kapal.
Baca Juga: Deretan Makanan Khas Saat Nyepi Di Bali, Kaya Dengan Rempah, Ternyata Ada Filososfinya
"Iya. Ingin awal Ramadan bareng keluarga di rumah. Nanti balik ke Bali lagi," kata Ika Ayu Novitasari (25) pemudik asal Jember, Selasa (21/3/2023).
Ika mengaku sengaja pulang lebih awal untuk nyekar atau kirim doa ke makam keluarga jelang awal Ramadan. Ika sendiri naik motor dari Bali ke Jember.
"Apalagi, awal puasa juga hampir bersamaan dengan perayaan Nyepi. Jadi saya milih pulang duluan," ucap Ika.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Ketapang-Gilimanuk, M. Yasin mengatakan, peningkatan penumpang itu terjadi sejak Senin (20/3/2023) sore.
"Sejak Senin sore ada kenaikan jumlah penumpang maupun kendaraan dari Bali menuju Pelabuhan Ketapang," kata M. Yasin, Selasa (21/3/2023).
Artikel Terkait
15 Ucapan Hati Raya Nyepi Dengan Bahasa Bali Lengkap Dengan Terjemahnya
Jelang Hari Raya Nyepi Pelabuhan Ketapang Gilimanuk Ditutup, Catat Tanggalnya Kapan?
Disetujui DPR, Empat Pemain Naturalisasi Bakal Perkuat Timnas Indonesia
Tak Sekadar Ramah Lingkungan, Penggunaan Tote Bag Ternyata Memiliki Segudang Manfaat
Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Di Banyuwangi Meledak, Dapur Villa Hancur Ini Penyebabnya