Peduli Kasus Stunting di Banyuwangi, PT BSI Gelontorkan Bantuan Susu Dan Makanan Tambahan Pada Bayi Dan Bumil

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Sabtu, 11 Maret 2023 | 14:11 WIB
BSI berikan Bantuan Stunting di Banyuwangi (P2ptm)
BSI berikan Bantuan Stunting di Banyuwangi (P2ptm)

Sementara itu, Ketua PKK Desa Sumberagung, Arofatul Khusnah, menyampaikan bahwa kasus stunting di wilayahnya terus mengalam penurunan. Namun, masih ditemukan kasus ibu hamil KEK.

“Bantuan susu dan makanan tambahan untuk bayi dan ibu hamil ini akan sangat memberi kontribusi positif pada peningkatan kesehatan bayi dan ibu hamil,” katanya.

Menurut Arofatul, kasus stunting dan ibu hamil KEK, harus mendapat penanganan cepat. Karena bisa berimbas pada penurunan kemampuan tumbuh kembang kognitif anak. Kekebalan tubuh menjadi lemah, sehingga bayi akan lebih mudah sakit. Serta beresiko tinggi diserang penyakit metabolik, seperti kegemukan, penyakit jantung, penyakit pembuluh darah dan kesulitan belajar.

“Bagi anak perempuan yang mengalami stunting dengan tinggi badan kurang dari 145 senti meter, beresiko mengalami masalah kesehatan dan perkembangan pada keturunannya saat sudah dewasa,” bebernya.

Seperti diketahui, wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, memang merupakan lokasi investasi PT BSI, selaku pemegang izin Usaha Pertambangan Operasi Prodüksi (IUP OP) Emas dan Mineral Pengikutnya, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012.

Wilayah Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, meliputi Desa Kandangan, Sarongan, Sumberagung, Sumbermulyo dan Pesanggaran.

Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut telah dinyatakan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) sesuai Kepmen ESDM Nomor 159.K/90/MEM/2020. Perusahaan Penanaman Modal Dalam Negeri atau PMDN ini operasi prodüksi di Deşa Sumberagung, Kecamatan pesanggaran, Banyuwangi.

Sebagai pelaku investasi, PT BSI memang terus meneguhkan komitmennya kepada masyarakat. Program PPM terus digelontorkan dengan 8 program utama. Meliputi program bidang pendidikan, kesehatan, tingkat pendapatan riil atau pekerjaan, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, pembentukan lembaga komunitas dan infrastruktur.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X