Guna Memulihkan dan Meningkatkan Daya Dukung Produktivitas, PT BSI Serahkan Lahan Kompensasi

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Rabu, 1 Maret 2023 | 23:09 WIB
Guna Memulihkan dan Meningkatkan Daya Dukung Produktivitas, PT BSI Serahkan Lahan Kompensasi
Guna Memulihkan dan Meningkatkan Daya Dukung Produktivitas, PT BSI Serahkan Lahan Kompensasi

 

PT Bumi Suksesindo memang dinilai berhasil melakukan reboisasi pada lahan kompensasi yang telah ditunjuk sebagai kawasan hutan lindung dan kawasan hutan produksi tetap di Bondowoso, Jawa timur,sesuai keputusan Menteri LHK Nomor: SK.88.Menlhk-II/2015 dan SK.430.Menlhk-Setjen/2015, sebagai pemenuhan salah satu kewajiban pemegang PPKH.

 

Untuk diketahui, PT Bumi Suksesindo, selaku anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk, yakni pemegang PPKH seluas 992,86 Ha yang mengoperasikan pertambangan Emas dan Perak di Banyuwangi, Jawa Timur. Oleh karena itu, pihaknya memandang reboisasi sebagai tanggung jawab yang melekat dalam proses kinerja lingkungan yang berkelanjutan. PT Bumi Suksesindo merupakan perusahaan pertambangan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), berdasarkan Keputusan Bupati Banyuwangi, Nomor 188/547/KEP/429.011/2012 tanggal 9 Juli 2012.

Baca Juga: Selangkah Lagi Jadi Daerah Berkembang, Desa Pesanggaran Digenjot Infrastruktur Oleh PT BSI

Sebagai informasi, PT BSI telah memiliki Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP OP) seluas 4.998 ha. Terletak di Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, dengan kegiatan utama saat ini berfokus pada unit bisnis produksi emas dan tembaga di Tujuh Bukit Operations atau yang lebih dikenal dengan sebutan Tumpang Pitu.

 

Kualitas sumber daya mineral pada Tujuh Bukit Operations diakui negara sebagai aset dengan nilai sangat strategis. BSI kemudian ditetapkan sebagai Obyek Vital Nasional (Obvitnas) pada tanggal 26 Februari 2016. PT BSI memulai produksi pada lapisan oksida dengan penambangan bijih (ore) perdana pada tanggal 1 Desember 2016 sekaligus menandai peralihan kegiatan perusahaan dari tahap konstruksi ke tahap operasi produksi.

 

Dengan menerapkan konsep green mining, semua aktivitas di tambang emas Tujuh Bukit terbuka untuk kepentingan publik sesuai batasan peraturan perundang-undangan. Pelaksanaan aktivitas teknis, operasional, administratif dan hubungan eksternal lainnya dilakukan oleh PT BSI dengan melibatkan 2.366 karyawan di mana 99% adalah WNI dan 63% lebih merupakan warga lokal Banyuwangi, dan 43% adalah warga Ring 1 Pesanggaran.(*)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X