Banyuwangi, Storyjatim.com – PT Bumi Suksesindo (PT BSI) memanfaatkan momentum kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPR RI untuk menunjukkan komitmen nyata mereka dalam mengelola industri pertambangan. Di hadapan para wakil rakyat, pengelola tambang emas Gunung Tumpang Pitu, di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Jawa Timur, ini memamerkan keberhasilan mereka dalam menerapkan Kaidah Teknik Pertambangan yang Baik (Good Mining Practices).
Rombongan Komisi IV DPR RI yang berkunjung pada Kamis (23/7/2026), dipimpin langsung oleh sang Ketua, Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto. Hadir pula dua anggota Komisi IV DPR RI asal Banyuwangi, Sumail Abdullah dan Sonny T. Danaparamita, serta perwakilan dari Kementerian Kehutanan, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Kelautan.
Baca Juga: Komisi IV DPR RI Tinjau PT BSI Banyuwangi, Soroti Komitmen Investasi Hijau dan Kesejahteraan Warga
Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri, yang menyambut langsung kunjungan tersebut menegaskan bahwa operasional tambang emas di Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, ini selalu berjalan di atas koridor aturan. Salah satu wujud utamanya adalah ketaatan mutlak terhadap regulasi, perizinan, hingga pelaksanaan program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau yang akrab dikenal sebagai Corporate Social Responsibility (CSR).
"Kami selalu berkomitmen mematuhi regulasi yang berlaku dan memastikan operasional tambang berjalan selaras dengan kelestarian lingkungan," ujar Adi Adriansyah Sjoekri.
Bukti konkret kepatuhan, lanjutnya, berupa rentetan apresiasi tertinggi yang diraih perusahaan dari pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga pemerintah pusat. Di antaranya adalah raihan penghargaan Aditama dan Utama dalam ajang Good Mining Practices (GMP) Awards dari Kementerian ESDM, serta Penghargaan Prasetya Ahimsa yang menjadi bukti rekam jejak kepatuhan tertinggi dalam mengelola keselamatan pertambangan.
Melihat kinerja anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk, Anggota Komisi IV DPR RI asal Banyuwangi, Sumail Abdullah, menyampaikan harapannya. Dia meminta agar manajemen PT BSI terus mempertahankan performa ini dan tetap mengedepankan kaidah-kaidah serta aturan yang berlaku dalam setiap pelaksanaan kegiatan pertambangan ke depan.
Tidak hanya sukses di bidang teknis, PT BSI juga memiliki program PPM atau CSR, yang menyentuh langsung kehidupan warga Bumi Blambangan. Beberapa program unggulan yang ditunjukkan mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pembangunan tempat ibadah, hingga penyaluran beasiswa pendidikan bagi generasi muda di wilayah lingkar tambang.
Baca Juga: Konsolidasi Demokrasi,Bawaslu Banyuwangi Ajak Siswa Jadi Pemilih Cerdas pada Pemilu 2029
Di sisi lain, agenda utama kunker ini sejatinya berfokus pada peninjauan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH) serta pemenuhan komitmen investasi hijau yang berkelanjutan oleh perusahaan.
Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasinya atas langkah nyata yang dipamerkan oleh PT BSI. Dia menegaskan bahwa kunker ini bertujuan untuk memastikan pemanfaatan PPKH oleh PT BSI berdampak linier atau berbanding lurus terhadap peningkatan taraf hidup warga sekitar.
Namun, di samping mengapresiasi industri yang patut, legislatif juga mendorong ketegasan hukum dari pemerintah daerah hingga pusat untuk menyikat habis pelaku perusakan hutan ilegal demi menjaga kelestarian alam bersama. (*)
Artikel Terkait
Keliling Pasar Banyuwangi, Wapres Gibran: Bagus, Semoga Tambah Ramai
Seru dan Penuh Tawa, MPLS Rumah Pintar PT BSI Banyuwangi Bangun Semangat Belajar 235 Siswa Beasiswa
Jalan Lampon Mulus Berkat Sinergi Pemkab Banyuwangi dan PT BSI, Ekonomi Warga Kian Menggeliat
Ke SMA Miftahul Ulum Labanasem, Bawaslu Banyuwangi Konsolidasi Demokrasi Bagi Pemilih Pemula
Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026, PT BSI Gandeng Lintas Sektor Tanam Terumbu Karang di Banyuwangi
Dukung Blue Economy ASEAN-ID Blue, PT BSI Luncurkan 6 Program Strategis untuk Pesisir Banyuwangi