Sebagai bagian dari komitmen lingkungan, PT BSI juga membentuk program perlindungan keanekaragaman hayati di area operasi Tujuh Bukit. Program ini disosialisasikan secara berkelanjutan kepada seluruh karyawan dan mitra kerja melalui berbagai media. Misal melalui induksi kerja, rambu-rambu dan poster. Serta melalui aksi nyata, seperti inspeksi lingkungan rutin dan peringatan Hari Lingkungan Hidup setiap tahun.
Selain itu, PT BSI juga menjalankan langkah-langkah preventif, antara lain menetapkan area penyangga (Buffer Zone) untuk konservasi. Menyelamatkan benih dan bibit pohon lokal untuk program reklamasi. Meminimalkan penebangan pohon induk yang memiliki fungsi ekologis. Membatasi pembukaan hutan hanya untuk kepentingan operasional serta melakukan patroli dan pengamanan hutan secara berkala.
“Seluruh program ini merupakan upaya kami untuk memastikan keanekaragaman hayati di Tujuh Bukit tetap terjaga, bahkan setelah tambang berhenti beroperasi,” ujarnya.
Keberadaan ratusan jenis satwa di kawasan tambang emas PT BSI menunjukkan bahwa keseimbangan ekosistem di Tujuh Bukit masih terjaga dengan baik. (*)
Artikel Terkait
Jadwal dan Waktu Sholat Selama Ramadhan Di Banyuwangi, Jangan sampai salah Waktu
Polresta Ungkap Motif Pembacokan di Banyuwangi, Ternyata Ada Dugaan Perselingkuhan
Tak Jadi Masalah Jual Aset, Artis Komedian Nunung Mengaku Beruntung Masih Ada Yang Dijual
Warung Ayam Geprek Di Banyuwangi Terbakar, Tiga Karyawan Terjebak di Kamar Mandi Tiga Motor Hangus Dilahap Si Jago Merah
Ditengah Isu Efisiensi Anggaran Pemerintah Pusat, BPVP Tetap Lakukan Pelatihan Untuk Meningkatkan Keahlian Pemuda