"Bahwa keputusan untuk mendukung pasangan calon tersebut didasarkan pada keyakinan bahwa pasangan tersebut mampu memahami dan mewakili aspirasi generasi muda," ujar Hafi Warga Desa Patoman Kecamatan Rogojampi.
Selain itu, Dalam kegiatan tersebut Tim Pemenangan Muda Koordinator Daerah Banyuwangi Fina Nurya Aliza menyampaikan, acara yang digelar dengan mengundang hadirkan muda mudi (Milenial) digelar salah satunya untuk berkomitmen bersama dalam mengawal demokrasi jelang pelaksanaan pemilu 2024 mendatang.
"Kami ingin kesadaran mengawal dan mengajak pilih pasangan Capres dan Cawapres yang memiliki rekam jejak, bukan memillih pasangan yang penuh kepentingan dan Ego sektoral,"ungkap Fina.
Berharap dalam pertemuan para pemuda yang hadir dalam acara Kopdar (Kopi Darat) bersama dengan Tim Pemenangan Ganjar Mahfud yakni Guntur Romli Juru Bicara, Agil Wahyu Ramadhan ketua TPM provinsi Jatim, Dzulfikar Rezky Ketua Taruna Merah Putih dan Sunandioro ketua Ganjar Law and Development Center dan kader simpatisan pendukung Gama di Bumi Blambangan.
Baca Juga: Korban Amukan Sapi di Banyuwangi Segera Dioperasi, Pengurusan SPM Belum Juga Rampung
Lanjut Guntur menambahkan, diantara 3 Pasangan calon yang terdaftar dalam pemilu 2024, siapa yang harus kita pilih harus jelas dan memiliki rekam jejak tanpa politik kepentingan untuk pribadi, termasuk kepentingan hubungan keluarga demi keberlanjutan dan keuangan.
Diharap Kegiatan Kopdar bersama TPM dapat memberikan perhatian khusus terhadap isu-isu pendidikan, lapangan kerja, dan partisipasi pemuda dalam pembangunan. Deklarasi ini bukan hanya simbolik, tetapi juga merupakan komitmen nyata untuk terlibat aktif dalam mendukung kampanye pasangan calon tersebut.
"Dengan semangat kebersamaan dan keinginan untuk menciptakan perubahan positif, para pemuda yang terlibat dalam deklarasi ini berharap dapat memberikan dampak positif pada dinamika politik dan pembangunan nasional,"pungkas Guntur.
Artikel Terkait
Security Di Banyuwangi Luka Bagian Kepala Akibat Sabetan Clurit, Usai Tegur Komplotan Diduga Pencuri Kelapa, Pelaku Sempat Kabur Ke Bali
Dorong Kualitas Hidup Sehat, Amartha dan PMI Jember Gelar Donor Darah
Festival Raksa Rumyat Bentur Di Desa Kemiren, Banyuwangi
Sejarah Gandrung Banyuwangi Yang Sempat Termarjinalkan, Ternyata Tak Semudah Itu Menjadi Penari Gandrung, Begini Kisahnya
CEK FAKTA : PT BSI Buka Lowongan Pekerjaan Beredar Di Sosmed