Dengan keterlibatan gen Z dalam workhsop ini, Direktorat Kebudayaan Kemendikbudristek menyampaikan apresiasi mendalam.
“Gen Z adalah pewaris budaya bangsa ini, jangan kita menstereotipisasi mereka dengan hal-hal negatif. Partisipasi mereka dalam Workshop Topeng Kaliwungu membuktikan bahwa mereka juga berkenan untuk terlibat dalam perjuangan memajukan kebudayaan sebagai benteng bangsa,” tegas Hilmar Farid, Dirjen Kebudayaan, ketika dihubungi via WA.
Lebih lanjut ia berharap agar seluruh rangkaian GGBTK 2023 di masing-masing kabupaten meniru apa yang dilakukan oleh tim Kabupaten Lumajang. Menggabungkan aspek edukasi dan pergelaran seni merupakan salah satu cara efektif untuk mengajak kaum muda dalam pemajuan kebudayaan.
Artikel Terkait
Belum Tentukan Cawapres Prabowo Usai Bertemu Jokowi Dan Gibran : Hebat Sekali Intel Anda
Lautan Warga Aliyan Banyuwangi Padati Halaman Rumah Cakades Anton Sujarwo Berikan Simulasi Mencoblos
Peduli Terhadap Masyarakat Sekitar, PT BSI Dukung Dalam Penyerahan Program PTSL di Sumberagung Banyuwangi
Terpilih.. Berikut Biodata Kepala Desa Termuda Di Banyuwangi, Usia Masih 27 Tahun
Kades Termuda Tak Hanya Tamansari, Pemuda 27 Tahun Ini Juga Akan Pimpin Desa Potensi di Banyuwangi