Storyjatim.com - Kue Satho adalah jajanan khas Banyuwangi yang terbuat dari tepung kacang hijau dan gula yang dihaluskan.
Jaman dahulu Kue Satho adalah menu favorit setiap hari raya idul fitri di Banyuwangi, jajanan ini juga menjadi tanda status seseorang.
Kini Kue Satho semakin langka dengan perkembangan jaman, bahkan dihari raya idul fitripun jarang ditemui jajanan ini.
Baca Juga: Resep Kue Sus Mudah, Cocok Untuk Ide Jualan di Rumah
Kue Satho biasanya berbentuk trapesium, dengan cita rasa yang khas membuat kue ini menjadi favorit pada jaman dulu.
Konon Kue Satho ini adalah salah satu jajanan untuk suguhan para tamu di era kerajaan, dan diklaim menjadi jajanan khas Banyuwangi, karena Kue Koya ini banyak di jumpai.
Namun sebenarnya Kue satu, Kue Satho atau kue koya adalah sebuah kue kering tradisional berwarna putih yang bertekstur renyah dan sedikit keras. Makanan ini populer di Indonesia Kue satu terbuat dari kacang hijau tanpa kulit dan gula.
Diketahui kini pembuat Kue Staho sudah jarang di temui, di hari hari besar pun hanya sedikit dijumpai sebagai suguhan para tamu.
Rasanya yang manis dan juga lembut menjadikan kue satu memiliki banyak penggemar meski kue ini tergolong jajanan tradisional.
Artikel Terkait
Ide Jualan Cheese Cake Di Akhir Tahun, Ini Resep Rahasia Toko Kue Yang Lembut
Minuman Jamu Gendong Tahun 90an Kunyit Asam Dapat Mengurangi Bau Badan Dan 14 Manfaat Lain, Ikuti Resepnya
Minuman Pengganti Kopi Yang Sehat Dipagi Hari, Jahe Kunyit Sereh Ramuan Legendaris Jawa
Bisa Untuk Melepas Dahaga, Minuman Segar Timun Serut and de Coco Jadi favorit Serasa Minuman Di Coffe Shop
Ternyata Bukan Starbuks, Minuman Brown Sugar Boba Milk Tea Jadi Incaran Tongkrongers
Dari Pada Buah Menjadi Busuk Yuk Coba Minuman Dessert Ala Restoran, Minuman Kekinian Buah Susu