Ternyata Ini Rahasia yang Buat Jepang Sukses Taklukkan Jerman, Akankah Ditiru Spanyol?

photo author
Tim Story Jatim 01, Story Jatim
- Jumat, 25 November 2022 | 09:12 WIB
Ternyata Ini Rahasia yang Buat Jepang Sukses Taklukkan Jerman, Akankah Ditiru Spanyol?
Ternyata Ini Rahasia yang Buat Jepang Sukses Taklukkan Jerman, Akankah Ditiru Spanyol?

Storyjatim.com - Jepang sukses taklukkan Jerman dengan skor 2-1 pada ajang FIFA World Cup 2022. Tim berjuluk Samurai Biru nampaknya sudah sangat paham terhadap pola permainan Jerman, sehingga mereka mampu menerapkan strategi rahasianya dengan baik. Rabu (23/11/2022).

 

Bermain di Khalifa Stadium, Doha pada Rabu pukul 20.00 WIB. Jepang hancurkan Jerman dan memberikan ancaman untuk memulangkan lebih dulu tim berjuluk Der Panzer itu.

 

Takluk dilaga pertama tentu membuat Jerman perlu khawatir tidak lolos ke babak berikutnya. Bagaimana tidak, pertandingan mereka selanjutnya adalah melawan Spanyol yang baru saja menang 7-0 atas Kosta Rika (23/11).

Baca Juga: Ini Profil Keluarga Glazer yang Ingin Jual Manchester United, Hartanya Ga Habis 7 Turunan!

Sebenarnya secara statistik, Jerman lebih unggul dibandingkan Jepang. Terbukti dibabak pertama, anak asuh Hansi Flick mampu unggul skor 1-0 melalui penalti Ilkay Gundogan dimenit 33'. Selain itu mulai dari penguasaan bola dan serangan, terlihat Jerman lebih mendominasi.

 

Tercatat Die Mannschact menang penguasaan bola 74 persen berbanding 26 persen. Jerman juga menang dalam hal tembakan ke gawang yaitu sembilan berbanding empat, tapi Jepang mampu bermain efektif terutama dibabak kedua.

 

Terbukti, Jepang berhasil bangkit dibabak kedua. Mereka melakukan comeback luar biasa melalui dua gol dari Ritsu Doan dimenit 75' dan Takuma Asano dimenit 83'. Sedangkan Jerman kesulitan untuk menembus pertahanan Jepang hingga laga berakhir.

 

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu memberikan pernyataan bahwa ia dan timnya menerapkan strategi rahasia yang mampu meredam gempuran Jerman. Hajime paham benar jika Jerman akan agresif, maka timnya kemudian 'mengalah' terlebih dahulu dan memilih bertahan.

 

"Sejak awal sebenarnya kami juga mau bermain agresif, tapi agresi Jerman lebih tinggi. Itu tidak mengherankan, sehingga kami bermain lebih sabar untuk mendapatkan momentum" jelasnya dikutip dari The Guardian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X