Baca Juga: Tak Bisa Dikontrol, Keributan Timnas Indonesia VS Thailand Di SEA Games Dibanjiri Kartu Merah
Febri menilai, sejak dulu sasana tinju yang dibangunya tidak pernah diberikan ruang ataupun merasa diayomi, bahkan Real Boxing Camp Banyuwangi merasa di anak tirikan.
Febri menyampaikan siapapun yg terpilih menjadi ketua KONI Banyuwangi harapannya bisa benar - benar amanah dan mengayomi Cabor, tidak diskriminasi dan tebang pilih sebagaimana yang telah terjadi.
Diketahui, sasana Tinju RBC dalam melaksanakan program diet atlit bekerja sama dengan dokter spesialis dan Herbalis agar stamina bisa tetap terjaga.
"jadi walau tensi 90/60 tapi atlit tidak lemas dan kenyataannya mampu menyelesaikan pertandingan tidak menjadi ayam sayur bahkan menyerah," Sambungnya.
Selanjutnya untuk menghadapi even tahun depan atlit tetap melakukan diet ketat karena ingin bertanding di kelas 65kg, oleh karenanya atensi Pertina Banyuwangi sangat diharapkan mulai dari suport dan jadwal try out untuk membangun mental petarungnya.
Artikel Terkait
Tim U-22 Ditarget Emas pada SEA Games 2023, Begini Reaksi Indra Sjafri
Dihajar Taiwan 4 Gol Tanpa Balas, Skuat Garuda Pertiwi jadi Juru Kunci Klasemen Grup F
4 Fakta Menarik Vonzy ONIC Esports, Anak Mobile Legend Wajib Tahu
Tak Bisa Dikontrol, Keributan Timnas Indonesia VS Thailand Di SEA Games Dibanjiri Kartu Merah
Ketua Umum PSSI Erick Thohir Turun Lapangan Melihat Keributan Timnas Indonesia VS Thailand