Storyjatim.com - Kasus dugaan terkait terlibat dalam jaringan narkoba Irjen Teddy Minahasa santer terdengar, hal tersebut karena muncul dugaan bahwa barang bukti narkoba jenis sabu deganti dengan tawas yang akhirnya dijual, memang sekilas terlihat tak ada perbedaan sabu dan tawas.
Tak sedikit publik mencari dan penasaran dengan perbedaan sabu dan tawas, kedua bahan tersebut nyaris ada persamaan, namun beda dengan efek sampingnya.
Irjen Teddy Minahasa ditangkap diduga menjual sabu sebanyak 5 Kg, dari barang bukti sabu yang di ganti dengan tawas, adapun perbedaan sabu dan tawas sendiri secara visual nyaris tak terlihat.
Baca Juga: Dugaan Keterlibatan Oknum Polri Terkait Kasus Narkoba, Berikut Hasil Pemeriksaan Paminal
Apa saja perbedaan sabu dan tawas, berikut ulasanya.
Tawas kristal ketika di pecah menjadi dua akan meninggalkan pecahan kecil dan menjadi serbuk, beda dengan sabu, ketika di pecah menjadi dua maka tidak meninggalkan serbuk, hanya saja pecahanya tetap menjadi kristal.
Jika di lihat dengan sinar UV tawas hanya tembus dengan warna putih saja, namun juka sabu akan berwarna ungu muda.
Sabu juga tipe kristal yang mudah larut dengan air, cukup 20 detik saja sabu akan mencair, namun jika tawas akan membutuhkan waktu cukup lama, yakni sekitar 45 detik.
Baca Juga: Ini 5 Oknum Polri Terduga Jaringan Narkoba, Dari Kapolda Irjen Teddy Minahasa Hingga Polsek Kalibaru
Perbedaan yang lain adalah jika sabu terpapar dengan udara maka sabu akan mencair, jadi harus di simpan rapi kedap udara, beda dengan tawas, meskipun di biarkan tanpa kedap udara maka akan tetap tidak berubah.