Stroyjatim.com - Lidah Mertua (Sansevieria Trispasciata) merupakan tanaman yang mudah tumbuh di area pekarangan rumah dan memiliki bentuk serta warna yang unik, sehingga sering dijadikan tanaman hias.
Tak hanya sedap dipandang oleh mata, ternyata tanaman yang satu ini memiliki beragam manfaat lain yang sudah terbukti secara ilmiah.
Di bawah ini kami paparkan hasil penelusuran tim storyjatim.com dengan mengutip dari berbagai penelitian ilmiah yang sudah dapat dipublikasikan untuk umum.
Baca Juga: 5 Kesalahan Penggunaan make up, Wanita Wajib Tau!
Dapat Digunakan Sebagai Anti Bakteri
Mengacu pada penelitian Chandra Dewi (2015) yang terunggah di Repository Universitas Brawijaya, Lidah Mertua dapat diekstrak menjadi Etanol dan efektif sebagai antibakteri Streptococcus Sanguis.
Bakteri Streptococcus Sanguis dapat mengakibatkan penyakit mulut Stomatitis Apthosa Recurrent. Penggunaan antibiotik yang berlebihan dalam menangani penyakit tersebut dapat menyebabkan resistansi terhadap bakteri.
Oleh sebab itu Chandra meneliti efektivitas ekstrak Etanol Lidah Mertua sebagai antibakteri. Hasilnya ia menemukan bahwa efektivitas antibakteri ekstrak Etanol dari Lidah Mertua terhadap bakteri Streptococcus Sanguis mencapai 82,9 persen.
Ada hubungan kuat yang berbanding terbalik antara penggunaan Etanol dengan jumlah bakteri dalam mulut. Semakin tinggi kadar Etanol, maka semakin sedikit jumlah bakteri Streptococcus Sanguis di dalam mulut.
Dapat Menangkal Radiasi
Penggunaan komputer secara berlebih dapat menimbulkan dampak negatif akibat adanya radiasi jenis non pengion yang dikeluarkan.
Menurut hasil penelitian di RS KIA Sadewa yang diperoleh Dwi Larasati dan tim peneliti dari Poltekkes Kemenkes Yogyakarta (2016), terdapat fakta bahwa Lidah Mertua dapat menurunkan radiasi akibat penggunaan komputer secara terus menerus.
Terdapat tiga perlakuan berbeda yang diterapkan Dwi dan tim diantaranya perlakuan A (510-570 cm2 luas daun), perlakuan B (1.020-1.140 cm2 luas daun), dan perlakuan C (1.530-1.710 cm2 luas daun).
Baca Juga: iOS 16 Bikin Kinerja Beberapa Aplikasi Jadi Tidak Normal di Indonesia