Kemudian kata Allah:
وَلَقَدْ مَنَنَّا عَلَيْكَ مَرَّةً أُخْرَىٰ ﴿٣٧﴾
“Sungguh Kami telah berikan engkau karunia sebelumnya.” (QS. Taha[20]: 37)
Kapan?
إِذْ أَوْحَيْنَا إِلَىٰ أُمِّكَ مَا يُوحَىٰ ﴿٣٨﴾
“Tatkala engkau masih kecil, tatkala kau baru dilahirkan, tatkala tentara Firaun ingin membunuhmu, Allah menyelamatkan Nabi Musa waktu dia masih kecil belum bisa minta,belum bisa apa-apa, Allah berikan karunia kepada dia.” (QS. Taha[20]: 38)
Coba Kita Renungkan diri kita. Betapa banyak nikmat karunia yang Allah berikan kepada kita tanpa kita minta, Allah sayang kepada kita. Lantas Apakah tatkala kita minta kepada kita, Allah tidak akan berikan kepada kita? Maka hendaknya kita husnudzon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, jangan berprasangka buruk. Kata Nabi Shallalahu ‘Alaihi wa Sallam tadi dalam hadits Qudsi: