مَّن ذَا الَّذِي يُقْرِضُ اللَّـهَ قَرْضًا حَسَنًا فَيُضَاعِفَهُ لَهُ أَضْعَافًا كَثِيرَةً…
“Barangsiapa yang memberi hutangan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka Allah akan melipatgandakan ganjaran baginya.” (QS. Al-Baqarah[2]: 245)
Tatkala Allah menamakan bahwasanya sedekah adalah hutang, berarti Allah jamin akan kembalikan. Kalau ada orang kaya minta hutang sama kita, kita tidak tidak ragu-ragu untuk memberi hutangan kepada dia. Karena kita tahu asetnya banyak, dia akan mengembalikan hutang yang kita berikan kepada dia. Bagaimana lagi jika yang minta hutang adalah Dzat Yang Maha Kaya? Maka Allah pasti menjamin akan mengganti sedekah tersebut, mengganti hutang tersebut. Bahkan bukan cuma itu, Allah kasih riba, Allah kasih berlipat ganda untuk mengganti hutang yang kita berikan kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Maka diantara hal yang bisa menambah rezeki seseorang adalah dia bersedekah. Namun ingat, ikhlas karena Allah Subhanahu wa Ta’ala.
اقول قولي هذا واستغفر الله لي ولكم ولسائر المسلمين من كل ذنب وخطيئه فاستغفروه انه هو الغفور الرحيم
Khutbah Jumat Kedua Tentang Amalan Pembuka Rezeki
الحمد لله على احسانه، والشكر له على توفيقه وامتنانه، واشهد ان لا اله الا الله وحده لا شريك له تعظيما لشانه، واشهد ان محمدا عبده ورسوله دائره لو انه، اللهم صلي عليه وعلى اله واصحابه واخوانه
Ma’asyiral muslimin, sidah shalat jumat yang dirahmati oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala..
7. Berprasangka baik kepada Allah
Seorang tatkala mencari rezeki, tatkala berdoa kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, hendaknya dia berprasangka baik kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Dalam hadits qudsi, Allah berkata: