Storyjatim.com - Bulan Suro dalam kalender hijriah dapat disebut juga bulan Muharram, yang sebentar lagi jatuh pada tanggal 30 Juli 2022.
Bulan Suro terkenal sakral dan penuh aura mistis bagi sebagian orang. Banyak cerita angker dan penuh mistis tentang malam 1 Suro. Bahkan ada mitos bulan Suro adalah bulan sial.
Lantas benarkah Bulan Suro atau bulan Muharram merupakan bulan sial. Berikut penjelasan menurut pandangan Islam yang diulas Buya Yahya.
Baca Juga: Dikenal Sangat Angker, Inilah Misteri Malam 1 Suro yang Bikin Bulu Kuduk Merinding
Dilansir dari kanal Youtube Al-Bahjah TV yang diunggah 3 tahun lalu. Buya Yahya menjawab salah satu pertanyaan dari santri kaitan bulan Suro yang dianggap bulan keramat hingga bulan sial.
Buya Yahya menuturkan, dalam Hadits Qudsi disebutkan bahwa Allah itu senang dengan hambaNya yang berprasangka baik kepada Allah. Jika seseorang berprasangka baik maka sebaliknya akan mendapat kebaikan.
Dalam kesempatan itu, Buya Yahya menegaskan semua hari Allah adalah hari baik. Namun ada satu hari yang jelek. Yakni hari ketika orang melakukan kemaksiatan.
Baca Juga: Sederet Kumpulan Tradisi Malam 1 Suro, 1 Muharram 1444 Hijriah di Jawa
Buya Yahya juga tidak mengerti kenapa ada isu tidak baik di bulan Suro. Beberapa diantaranya ada yang mengatakan 1 Suro merupakan hari sial dan mendatangkan malapetaka.
"Suro itu bukan malapetaka. Justru Kebalikan dari itu, bulan yang penuh rahmat," tegas Buya Yahya.
Buya Yahya menjelaskan, bulan Allah terdiri dari 12 bulan, 4 diantara bulan itu adalah bulan Haram (suci). Salah satu diantara 4 bulan tersebut adalah bulan Muharram yang dikenal oleh orang Jawa dengan bulan Suro. "Bulan yang dimuliakan, bukan bulan petaka," kata Buya Yahya.
Baca Juga: 3 Pantangan Malam 1 Suro Yang Tidak Boleh Dilanggar Menurut Orang Jawa
Buya Yahya meminta jangan percaya dengan mitos tidak baik di bulan Suro. Jika percaya dengan hal tersebut, Buya Yahya menegaskan, bahwa itu sama halnya suudzon kepada Allah SWT.
"Semuanya bulan itu adalah bulan baik, bulan mulia. Jangan percaya yang demikian," tegasnya lagi.