Storyjatim.com - Menjelang bulan ramadhan 1444 hijriah, penderita maag tetap boleh berpuasa, tapi ibadah ini perlu dilakukan dengan lebih hati-hati. Saat puasa, kebiasaan makan tentu akan berubah. Jadi, tubuh pun butuh waktu untuk beradaptasi dengan pola makan yang baru.
Perubahan jadwal makan tersebut umumnya akan memicu kenaikan asam lambung ketika perut sedang kosong.
Baca Juga: Simak Manfaat Puasa untuk Kulit, Ternyata Bisa Bikin Wajah Makin Kinclong
Studi yang dimuat dalam Govaresh menyatakan, puasa Ramadan tidak memberikan dampak signifikan pada pengidap maag.
Pengidap hanya dianjurkan untuk menghindari makan secara berlebihan ketika sahur dan berbuka, karena hal ini yang memicu kenaikan asam lambung.
Bagi pengidap penyakit maag, sebaiknya mengonsumsi buah dan sayur yang kaya serat saat sahur seperti buah alpukat, kurma, kacang almond atau buah pisang.
Baca Juga: Cek Jadwal Libur sekolah awal dan di Bulan Puasa sesuai Kalender Pendidikan
Selain itu, pengidap maag juga harus menghindari makanan pedas dan asam. Makanan pedas, kaya bumbu dan asam akan cenderung mengiritasi saluran cerna Anda. Jadi, lebih baik hindari makanan yang mengandung tomat, jeruk, lemon, dan jeruk bali.