Storyjatim.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) merumuskan empat klaster utama sebagai fokus program kerja pada 2025 yang mencakup pengembangan ekonomi kreatif, penguatan kapasitas internal kementerian, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan kapasitas pelaku ekraf, serta ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan baru.
Dalam keterangannya, Menkraf Teuku Riefky Harsya berharap program unggulan ini dapat menjadi pilar utama perekonomian nasional. "Kami berharap semua program ini dapat mendorong kreativitas, inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk menjadikan Ekraf sebagai pilar utama perekonomian nasional," terangnya, pada Senin (3/2).
Baca Juga: Mendes Yandri Susanto Ajak Kades Manfaatkan Program Makan Bergizi Gratis
Pengembangan ekonomi kreatif sendiri akan mencakup penyusunan regulasi yang relevan. Optimalisasi sinkronisasi lintas K/L, dan peningkatan kerja sama antara pemerintah dengan pelaku industri kreatif. Selanjutnya, Kemenekraf akan melakukan reformasi birokrasi, membangun kapasitas sumber daya manusia (SDM), serta memperkuat indentitas kelembagaan.
Pada kesempatan yang sama, pelaku Ekraf bakal mendapat peningkatan kapasitas melalui penguatan proses kreasi, produksi, promosi, distribusi hingga konsumsi. Selain itu, Kemenekraf juga akan menyediakan perlindungan hukum atas kekayaan intelektual, mendorong komersialisasi aset-aset kreatif serta meningkatkan infrastruktur untuk memperkuat daya saing pelaku Ekraf di tingkat global.