Storyjatim.com - Para calon Jamaah Haji yang berangkat pada tahun 2023 merasa resah gegara harga ibadah Haji mengalami kenaikan.
Tak hanya itu, beberapa calon jamaah haji pun memilih mengundurkan diri hingga membatalkan keberangkatan ke Tanah Suci Mekkah.
Kenaikan biaya Haji tersebut kini mencapai Rp RP 49.812.700, untuk BPIH RP 90.050.637,26 kenaikan biaya haji tersebut di sepakati pada tanggal 15 Februari 2023.
Kementerian agama bersama komisi VIII DPR RI telah selesai menggelar rapat panja biaya haji 2023, rapat itu selenggarakan selama dua hari berturut-turut dari tanggal 14 hingga 15 februari 2023.
Kasi Haji dan umroh Kemenag Banyuwangi, Zaenal Abidin menyatakan, kesepakatan biaya haji yang harus dibayarkan jemaah yakni sebesar Rp 49.812.700. Sementara BPIH disepakati sebesar Rp 90.050.637,26.
Zaenal menjelaskan biaya tersebut ditetapkan setelah BPIH diusulkan sebesar Rp 98,8 juta yang dibebankan ke jemaah haji sebesar Rp 69 juta, atau 70 persen. Sementara 30 persen sisanya ditanggung dana nilai manfaat sebesar rp 29,7 Juta.
Kenaikan yang cukup fantastis dalam waktu satu tahun itupun menuai reaksi penolakan dari sejumlah umat muslim.
Terutama bagi mereka yang telah mendaftar sebagai calon jemaah haji, seperti halnya yang ungkapkan Mahfud, salah satu calon jamaah haji asal Banyuwangi ini mengaku sangat kecewa dan keberatan.
Artikel Terkait
Dihadiri Menteri BUMN dan Menparekraf, Promedia Teknologi Indonesia resmikan Jaringan Pemred Promedia
Ini Dia Solusi Yang ditawarkan Oleh Erick Thohir Untuk Menjaga Kesehatan Ekosistem Media di Indonesia
Sopir Fortuner Rusak Mobil Biro, Pemilik Mobil Mengaku Syok, Pelakunya Ajukan Permintaan Maaf
OPM Akan Lepaskan Sandera Pilot Susi Air Jika Indonesia Kabulkan Hal Ini