Storyjatim.com - Air laut yang keruh di sekitaran pantai Rajegwesi dan Pandan Sari Desa Sarongan Pesanggaran tersebut jadi perbincangan publik, seperti yang beredar dalam video Facebook, beberapa pihak menyebut diduga gegara adanya aktivitas pertambangan emas yang ada di gunung Tumpang Pitu di wilayah kecamatan Pesanggaran.
Akibat dari air laut keruh di wilayah perairan Kecamatan Pesanggaran itu beberapa nelayan di wilayah setempat tidak bisa melaut.
Karena air laut keruh bercampur dengan lumpur sehingga aktivitas nelayan lumpuh dan memilih tak melaut.
Baca Juga: Ternyata Ini Daftar Wilayah Penyumbang Suara Terbanyak PDIP, Wilayah Ini Jadi Kandang Banteng
"Airnya keruh bercampur lumpur," kata Moh.Rifai kepada wartawan.
Namun warga setempat mengatakan hal ini diakibatkan karena banjir dari kedua sungai besar yang bermuara di Pantai Pandan Sari tepatnya di Muara Mbaduk.
Memang perairan di Wilayah Pesanggaran tersebut perairan tersebut sering keruh disaat sungai Karang tambak Desa Kandangan dan Sungai Lembu Desa Sumberagung sedang banjir.
Seperti yang terlihat dari dilapangan Lokasi Muara Mbaduk memang sedang keruh total yang mengakibatkan perairan laut wilayah Rajegwesi dan Pandan Sari juga ikut terdampak.
"Biasanya kalau sudah tidak ada hujan dan banjir 4 hari saja airnya sudah mulai jernih akan tetapi jika terus menerus hujan seperti saat ini bisa dipastikan laut akan keruh bisa satu Minggu," jelasnya.
Artikel Terkait
Jadi Zona Merah, Forum Edukasi Wartawan Banyuwangi Gelar Diskusi Melek Mitigasi Bencana
Konser Sepi Penonton Dipicu Karena Tiket Mahal, Begini Jawaban Pihak Farel Prayoga Sebenarnya
Bukan Sepi Job, Ternyata Farel Prayoga Justru Lakukan Ini Di Akhir Tahun
Ibu Korban KDRT di Jakarta Dapat Pesan Singkat Permintaan Cabut Laporan Dari Mantan Suami
Puting Beliung di Pesanggaran Banyuwangi Terjang Puluhan Rumah, Atap Melayang Pohon Besar Tumbang
Ide Bisnis Yang Cukup Menggiurkan Jadi Buronan Semua Kalngan, Ikuti Resep dan Cara Membuatnya