Banyuwangi, StoryJatim.com - Kejaksaan Negeri ( Kejari) Banyuwangi rayakan acara puncak peringatan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) Ke-62, dengan upacara dan penyampaian pesan Jaksa Agung di halaman kejari Banyuwangi. Jumat (22/7/2022).
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Banyuwangi, Mohammad Rawi ajak semua anggotanya untuk lakukan perintah harian dengan baik dan sungguh sungguh.
"Tujuh perintah harian yang telah di bacakan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan dengan baik dan sungguh-sungguh, karena hal tersebut sebagai pedoman dan pelaksanaan tugas kepada seluruh jajaran keluarga besar Adhyaksa dimanapun berada," katanya.
Baca Juga: Bahaya Dibalik Mainan Plastik Murah Asal Negeri China
HBA yang Ke 26 ini, lanjut Rawi, merupakan momentum untuk melakukan evaluasi dan introspeksi dalam melakukan tugas setahun terakhir, tak hanya itu hal ini juga untuk menyusun strategi guna menghadapi tantangan di masa depan.
Baca Juga: Eny Setiawati S.H Bakal Gugat Praperadilan Bea Cukai Banyuwangi
Untuk itu, seluruh aparat penegak hukum harus senantiasa menempa ketrampilan hukum dan nilai-nilai keadilan, agar hukum yang adil dapat ditegakkan sempurna.
"Seorang Jaksa harus terus mengasah hati nurani agar mampu menyeimbangkan segala aspek hukum," ungkap Rawi saat menyampaikan amanat Jaksa Agung.
Kepastian hukum, humanis menuju pemulihan ekonomi, dijadikan tema dalam HBA Ke-62 merupakan wujud kepekaan kejaksaan melihat dinamika saat ini, serta menunjukkan optimisme Kejaksaan dalam berperan menghadirkan penegakan hukum yang memberikan kemanfaatan luas dan menunjang kebangkitan ekonomi.
Baca Juga: dr. Boyke Berbagi Tips Cara Cepat Hamil, Salah Satunya Tinggalkan Kebiasaan Merokok dan Miras
"Kepastian hukum yang humanis bukan berarti kita harus tunduk kepada tekanan. Namun lebih cermat menyerap nilai keadilan, memperhatikan keadaan sekitar dan memahami kebutuhan masyarakat secara proporsional," jelas Rawi.
Institusi Kejaksaan, tambah Rawi, saat ini menjadi salah satu instansi yang mempunyai tingkat kepercayaan tinggi dari masyarakat. Hal tersebut, merupakan hasil kerja keras, cermat dan cepat. Respon cepat meningkatkan penanganan perkara yang berkaitan dengan hajat hidup orang banyak.
"Mari wujudkan penegakan hukum yang tegas dan humanis kepada siapa saja tanpa pandang bulu," pungkasnya.