Selama itu Gatot tetap bekerja di Korut dan kehidupanya dirasa masih layak, akhirnya dirinya mempersunting warga Korut, Beberapa tahun berselang Perekonomian Korut semakin berkembang, dan semua warga hidup makmur, tidak ada pencopet, kecelakaan, hingga pengemis, semua sandang pangan sudah disediakan oleh pemerintah.
Namun sayangnya sumber informasi yang didapat hanyalah bersumber dari televisi siaran pemerintah saja, tidak ada chanel lainya.
Beruntung, Gatot berstatus sebagai warga asing, sehingga dapat membaca majalah yang hanya boleh dibaca oleh pemerintah saja, mahasiswa pun di larang penuh untuk membacanya.
Baca Juga: Dipresikdikan Salju Abadi Indonesia Akan Punah Dalam Waktu 3 Tahun, Ternyata Ini Penyebabnya
Singkat cerita setelah kepemimpinan Orde Baru berakhir dan di ganti oleh Presiden Gus Dur, pintu untuk balik ke Indonesia terbuka lebar, Gatot pun tak tidak mengetahui jika orang tuanya sudah meninggal.
Akhirnya Gatot pun pulang ke Indonesia, namun Gatot mengatakan bahwa untuk menikmati masa tuanya dirinya lebih nyaman di Korea Utara, karena semua biaya hidupnya lebih murah, namun Gatot masih memikirkan masa depan anak anaknya, karena diketahui bersama Korut adalah negara yang tertutup.
Namun Gatot hingga sekarang belum mengetahui jawabanya karena keputusanya untuk menetap di Indonesia, sedangkan peraturan di Korut jika ingin keluar maka tidak boleh kembali lagi.
Apakah keputusan Gatot menjadi terbaik bagi keluarganya..? (**)