daerah

Aktivitas Vulkanik Gunung Ijen Naik Status Level II Waspada, Warga Diimbau Tak Beraktifitas Disekitar Kawah

Sabtu, 7 Januari 2023 | 19:27 WIB
Aktivitas Vulkanik Gunung Ijen Naik Status Jadi Level II (Screenshoot Google)

Banyuwangi Storyjatim.com - Status Gunung Ijen meningkat dari level I ke level II, hal tersebut di sampaikan Badan Geologi melalui rilis resminya Nomor. 1. Lap/GL.03/BGL./2023. Pada (7/1/2023).

Erupsi Gunung Ijen sejak tahun 1900 berupa letusan-letusan freatik yang bersumber dari danau kawah.

Erupsi freatik pada tahun 1993 menghasilkan tinggi kolom asap berwarna hitam yang mencapai ketinggian 1000 m. Pada tahun 2011 – 2012 juga mengalami peningkatan aktivitas berupa kenaikan kegempaan dan suhu air danau.

Baca Juga: Intip Cara Pengolahan Belerang di Gunung Ijen Banyuwangi, Ternyata Hanya Satu di Indonesia

Pada tahun 2017 terjadi tiga kali semburan gas (CO2 outburst). Pada tahun 2018 juga terjadi tiga kali semburan gas (CO2 outburst), yaitu pada tanggal 10 Januari 2018, 19 Februari 2018 dan 21 Maret 2018 merupakan semburan gas yang cukup besar yang diikuti oleh kejadian aliran gas menyusuri lembah Sungai Banyu Pait hingga mencapai jarak lebih dari 7 km.

Peningkatan kegiatan terakhir terjadi pada 17 Januari 2020, berupa kenaikkan jumlah Gempa Vulkanik Dangkal.

Menurut pengamatan visual dan instrumental Pada periode 1 Desember 2022 – 7 Januari 2023 cuaca cerah hingga hujan, angin bertiup lemah hingga kencang ke arah timur, selatan, dan barat. Suhu udara antara 18-33°C. Asap Solfatara berwarna putih bertekanan lemah dengan intensitas tipis, tinggi asap antara 50-400 meter dari puncak, dan Pengamatan kegempaan pada umumnya berfluktuatif, namun terjadi kecenderungan peningkatan pada Gempa permukaan atau pada kedalaman dangkal.

Baca Juga: Polisi dan Petugas TWA Kawah Ijen Evakuasi Penambang Belerang Yang Meninggal Dunia

Berdasarkan data pengamatan visual dan instrumental, terjadi peningkatan aktivitas vulkanik yang tandai dengan meningkatnya kejadian Gempa Hembusan dan Gempa Vulkanik Dangkal sejak bulan Juli 2022. Hal ini menunjukkan terjadinya peningkatan tekanan pada kedalaman dangkal sebagai akibat dari aktivitas hydrothermal Gunung Ijen Peningkatan tekanan tersebut menyebabkan meningkatnya kejadian hembusan di Gunung Ijen.

Berdasarkan hasil evaluasi secara menyeluruh maka tingkat aktivitas Gunung Ijen dinaikan dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) terhitung sejak tanggal 07 Januari 2023 pukul 14:00 WIB dengan rekomendasi yang disesuaikan dengan potensi ancaman bahaya terkini.

Masyarakat disekitar Gunung Ijen dan pengunjung, wisatawan, penambang agar tidak mendekati kawah dalam radius 1.5 km dari bibir kawah.

Tags

Terkini