“Jadi untuk masuk ke kamar itu, menggunakan teknologi IT. Kunci atau pintu masuk, dipasangi alat khusus finger print, juga nomor pin atau password tertentu sehingga sulit untuk masuk ke dalam ruangan itu,” Jelasnya.
Bu nyai sendiri juga mengaku tidak tahu berapa password untuk masuk ke dalam ruangan itu, namun santri yang kerap masuk ke ruangan itu justru mengetahuinya.
“Bu Nyai tidak diberikan akses untuk bisa masuk ke dalam ruangan itu, tapi justru santrinya yang masuk kedalam ruangan itu mengetahuinya," Ungkapnya.
Diceritakan bahwa Kamar khusus tersebut, berada di lantai dua dari bangunan tempat tinggal kiai. Juga berada di dalam lingkungan pondok.
“Sedangkan kamar Bu Nyai ada di lantai satu bawahnya. Semakin membuat curiga ternyata ruangan itu juga tembus ke ruangan santriwati yang juga ada di lantai dua,” Tambah Vita menurut pengakuan dari HA.
Tak hanya itu, ternyata HA juga mempunyai bukti lain sehingga dugaan itu semakin kuat mencurigai suaminya sedang bertindak tak senonoh dengan santrinya.