Banyuwangi Storyjatim.com - 200 KK di Banyuwangi harus rela merasakan gelap selama puluhan tahun, lantaran Dusun Baung Desa Barurejo kecamatan Siliragung Banyuwangi Jawa Timur ini belum teraliri listrik.
Banyuwangi dikenal dengan seni budaya, kearifan lokal, wisata hingga suksesnya menggelar berbagai event, namun terdapat Dusun yang belum teraliri listrik sejak puluhan tahun.
Meskipun tinggal di pedalaman bukan berarti masyarakat Dusun Baung tak boleh merasakan terangnya lampu seperti di kota.
Diberbagai kesempatan warga Baung pun mengeluhkan tidak adanya aliran listrik yang menerangi Dusunya.
Warga mengaku bahwa kondisi ini dirasakan sejak puluhan tahun, para anak yang notabenya masih sekolah pun harus merasakan susahnya belajar karena tak ada penerangan.
Seperti ada di era pemerintahan Hindia Belanda di mana listrik hanya terbatas untuk wilayah kota.
Ternyata pengajuan warga agar di aliri listrik sudah pernah dilakukan ketika anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Jawa Timur III Sonny T. Danaparamita bersama kepala UP3 PLN Banyuwangi datang mengunjungi Dusun tersebut.
Harapan warga sudah hampir terpenuhi, namun hal yang mengejutkan justru di gagalkan oleh Kepala Desanya sendiri yang menolak karena dinilai upaya untuk mengimplementasikan Sila kelima ini di tumpangi politik.
Alhasil surat yang harus nya di tanda tangani untuk mengaliri listrik kepada warganya ini tak digubris.
Sonny T Danaparamita pun menanggapi sikap kepala desa tersebut bahwa yang dilakukanya dianggap mengotori demokratis di Banyuwangi.
"Semoga hanya satu kades yang seperti ini Bumi Pertiwi," Tukasnya.