daerah

Dinas Kesehatan Lakukan Uji Laboratorium Sampel Makanan Penyebab Jurnalis Keracunan Di Banyuwangi

Senin, 12 Desember 2022 | 21:54 WIB
Plt Kepala Dinas Kesehatan Amir Ambol sampel untuk di bawa ke laboratorium

Banyuwangi Storyjatim.com - Kasus puluhan jurnalis keracunan membuat geger publik, Dinas kesehatan (Dinkes) Banyuwangi melakukan pengecekan sampel makanan.

Akibatnya puluhan jurnalis yang sedang mengikuti pelatihan literasi Bank Indoelnesia (BI) dilarikan ke rumah sakit pada Minggu (11/12/2022) kemarin.

Baca Juga: Puluhan Jurnalis Alami Keracunan Saat Ikuti Pelatihan Literasi Keuangan BI, Begini Penjelasan Pihak Hotel

Plt Dinas Kesehatan Banyuwangi Amir Hidayat menyebut pihaknya sudah mengambil sampel makanan dari hotel Ketapang Indah dan di Alas Purwo yang menyebabkan para jurnalis keracunan.

"Kami turunkan tim untuk penyelidikan epidemiologi," kata Amir, Senin (12/12/2022).

Amir menambahkan bahwa keracunan dapat disebabkan karena makanan, air, serta dalam proses pengolahanya.

Kini sampel makanan yang sudah di kantongi Dinkes telah dibawa ke laboratorium.

"kami masih menunggu hasil laboratoriumnya," tegasnya.

Seebelumnya, puluhan peserta pelatihan literasi Bank Indonesia yang terdiri dari jurnalis di Jawa Timur ini mengalami keracunan massal dengan tanda tanda mual dan diare.

Baca Juga: Puluhan Jurnalis Diduga Keracunan Usai Pelatihan Bank Indonesia Di Hotel Ketapang Indah Banyuwangi

Usai makan malam di Hotel Ketapang Indah para peserta tersebut mengalami mual dan diare. Diduga kuat mereka mengalami keracunan makanan secara masal.

Namun sebelum makan malam di Hotel Ketapang Indah para jurnalis juga menyantap makan siang di Alas Purwo.

Bahkan ada peserta yang sudah mengeluhkan gejala mual dan sakit perut sejak pulang dari Alas Purwo. Mereka awalnya di Alas Purwo makan siang dengan menu full seafood.

Namun belum diketahui secara pasti, apakah mereka keracunan karena makanan di Hotel Ketapang Indah atau karena makanan sebelumnya yang mereka santap di Alas Purwo, kini tim kesehatan masih dalam pengecekan.

Tags

Terkini