"Sudah kita atasi dan hari tim kesehatan menyeluruh akan memeriksa sampel makanan dan baru kita simpulkan untuk penyebabnya," ujarnya.
Menurutnya, hasil pemeriksaan Dinas Kesehatan akan menjadi rujukan buat Disbudpar Banyuwangi untuk memperketat seluruh layanan yang ada di hotel.
Termasuk bagi destinasi karena tidak menutup kemungkinan, kata Bram, makanan dan minuman yang ada destinasi wisata bisa saja juga bermasalah.
"Ini menjadi momentum juga untuk mengingatkan kita nanti saat Nataru, karena wisatawan lebih banyak datang ke Banyuwangi untuk bisa kita berikan layanan lebih baik," tandasnya.