Storyjatim.com - Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiendani Azwar Anas nyaris ketiban durian runtuh saat panen bersama petani durian merah di Kampung Durian Songgon Banyuwangi.
Kini Banyuwangi mempunyai produk unggulan petani durian yaitu durian merah yang sudah terdaftar di Kementrian Pertanian (kementan) RI. Hingga saat ini ada lima varietas durian merah Banyuwangi yang tercatat resmi di kementan sebagai varietas lokal.
"Selamat bagi para petani Durian Merah di Banyuwangi, pendaftaran ini sebagai upaya melindungi dan melestarikan durian Banyuwangi," ungkap Ipuk Fiestiandani Azwar Anas Dalam Akun Instagramnya. (13/11/2022).
Bupati Ipuk juga menggelar aksi pelestarian durian Banyuwangi (Si Tari Dubang) di kampung Duren, kecamatan Songgon, Banyuwangi Jawa timur. Dalam aksinya tersebut ada pelestarian plasma nutfah durian lokal yang di awali dengan langkah identifikasi, pemetaan, pelestarian serta pengembangan bibit varian unggul.
Tak hanya itu, bibit durian merah hasil dari penelitian pegiat durian di Banyuwangi juga di tanamkan di wilayah Songgon.
Sejak bulan maret lalu para pegiat durian merah sudah melakukan identifikasi, dan hasilnya mendapatkan bibit unggul untuk di perbanyak dan di tanam di wilayah Banyuwangi.
Tak tanggung tanggung, bibit yang dihasilkan setiap tahunya rata rata sekitar 1000 bibit jenis durian lokal yang unggul dan memiliki sertifikat siap tanam. Di bandingkan diawal pemberdayaan durian di Banyuwangi pada tahun 2017, kini durian lokal Banyuwangi mengalami peningkatan yang signifikan dari 25,3 persen kini menjadi 75,3 persen di tahun 2021.
Baca Juga: Bupati Ipuk Ikuti Tradisi Pawai Obor, Sambut Tahun Baru Hijriah 2022
Awalnya hanya 6 kecamatan sentra saja kini justru tersebar di 21 kecamatan pada tahun 2021. Produksinya Pun kini mencapai 14.745 ton pertahun dari 114.782 pohon yang tersebar di 1147 hektare.