Storyjatim.com - Husnan seorang kakek 82 tahun yang hidup sebatang kara dipinggir perkotaan Banyuwangi, tepatnya di Pantai Sari Linkungan Rowo Rt 03 Rw 02 Kelurahan pakis Kecamatan Banyuwangi.
Kakek Husnan diketahui tidak memiliki tempat tinggal, dirinya hanya numpang tinggal di salah satu rumah warga yang bernama Tarom.
Saat terjadi banjir kemarin kakek Husnan hanya bisa berdiam diri di dalam kamarnya, kini banjir sudah mulai surut dan warga sekitar merasakan dampak gatal gatal akibat air yang menggenang kelurahan Pakis.
Baca Juga: Dampak Banjir Yang Menggenang Banyuwangi, Puluhan Warga Mulai Rasakan Gatal Gatal
Tak hanya itu, untuk menyambung hidupnya Kakek Husnan hanya mengandalkan belas kasihan dari warga.
"Ya tidak ada yang masak, beliau sebatang kara mas, g punya siapa siapa, untuk makan ya kadang kadang tetangga memberikan makanan, mau kerja dia sudah tua g kuat kerja," kata SR salah satu warga setempat yang tak mau disebutkan namanya.
Banyaknya program yang di lakukan oleh pemerintah, mulai dari Program Kanggo Riko, program Rantang Kasih, hingga PKH atau sejenisnya, program sosial dan bantuan dari pemerintah pusat hingga pemerintah daerah pun Kakek Husnan tak pernah mendapatkanya.
"Gak pernah dapat bantuan mas, terus kalau gak tetangga siapa lagi yang mau membantu," sambungnya.
Kakek Husnan terlihat renta, untuk berjalan pun tak segagah 20 tahun lalu, kini kakek yang hidup sebatang kara itu pun tak bisa berbuat banyak.