daerah

Tim Medis Akan Autopsi Penyebab Kematian Paus Sperma yang Terdampar di Perairan Banyuwangi

Selasa, 2 Agustus 2022 | 14:22 WIB
Tim medis akan melakukan autopsi penyebab kematian Paus Sperma terdampar di Perairan Banyuwangi. (Istimewa)

Baca Juga: Inilah 5 Fakta Unik Paus Sperma hingga Dijuluki Hewan dengan Suara Terbising di Dunia

"Paus kan memiliki sensor pada tubuhnya nah diduga itu rusak sehingga keluar jalur dan nyasar. Perihal sakit dan lain sebagainya itu masih perlu dicek secara medis," ujarnya.

Ketika paus mati, ada prosedur yang umum dilakukan. Opsi yang dilakukan adalah mengubur, membakar atau menenggelamkan bangkai paus tersebut.

"Sesuai SOP seperti itu, bila masih hidup sebisa mungkin harus dibawa kembali ke tengah laut. Kalau mati dilakukan menguburkan, membakar atau menenggelamkannya," tandasnya.

Diketahui pula, seekor Paus Sperma ini awalnya terdampar di perairan Pantai Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Senin, 1 Agustus 2022, sekitar pukul 13.00 WIB.

Informasi yang dihimpun Paus pertama muncul dari utara tepatnya berada di belakang hotel Banyuwangi Beach. 

Baca Juga: Terjebak Laut Surut, Paus Sperma Terdampar di Perairan Banyuwangi Akhirnya Mati

Paus Sperma itu nampak kebingungan dan hanya berputar-putar di perairan berjarak sekitar 50 meter dari bibir pantai.

Petugas dari Polairud dan TNI AL sudah berupaya menyelamatkan paus itu dengan cara menariknya menggunakan tali menuju ke tengah. Namun gagal.

Petugas mengalami kendala karena bobot Paus Sperma yang terlalu berat dan kondisi air laut yang tengah surut. Paus juga terus memberontak hingga merusak tiang dermaga dan akhirnya mati.

Halaman:

Tags

Terkini