daerah

Ritual Adat Keboan Aliyan Banyuwangi Salah Satu Bentuk Ucap Syukur Kepada Tuhan Atas Panen Yang Melimpah

Minggu, 31 Juli 2022 | 09:04 WIB
Ritual Adat Keboan Aliyan, Anyon Sujarwo Menaiki Ogoh-ogoh Replika Kerbau (Konik)

Banyuwangi STORYJATIM.COM - Ritual adat Keboan Desa Aliyan Kecamatan Rogojampi Banyuwangi Jawa Timur adalah bentuk dari pelestarian budaya serta ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah. 

Ritual adat Keboan Aliyan digelar sejak kerajaan Majapahit dari peninggalan nenek moyangmoyang di waktu bulan muharram atau masyarakat Jawa menyebutnya bulan Suro

Sebelum Ritual adat Keboan Aliyan di gelar sebelumnya warga Desa Aliyan menggelar selamatan Desa dengan harapan supaya jauh dari mara bahaya. 

Baca Juga: Bulan Suro 2022, Inilah Kepercayaan Ritual Kebo-keboan yang Dianggap Sakral Bagi Masyarakat Banyuwangi

Di bawah kepemimpinan Anton Sujarwo sebagai kepala Desa Aliyan kini semakin berbenah, Berinovasi dan berkreasi, serta keguyuban masyarakat sehingga menjadikan unggul dan terdepan. 

"Kaok e endi Aliyan, (teriaknya mana Aliyan...... " Teriak Anton guna membangkitkan semangat warga desa Aliyan. Minggu 31 Juli 2022.

"Kaok kaok kaok..... " Sahut warga Aliyan dengan serentak. 

Dengan kegigihan dan kerja keras Desa Aliyan berhasil bangkit dari keterpurukan akibat pandemi covid-19 dia tahun silam. 

Baca Juga: Berikut Deretan Acara Yang Akan Meriahkan Ritual Adat Keboan Desa Aliyan Banyuwangi

Terlihat dalam acara ritual adat tersebut berjajar warga setempat menjual hasil karya dan juga jajanan khas Suku Osing membuktikan bahwa ekonomi Desa Aliyan sudah mulai bangkit. 

Kini warga Aliyan menggelar Ritual Adat keboan, meski covid sudah melandai para pengunjung dan warga setempat tetap wajib menggunakan masker. 

 

 

 

Tags

Terkini