StoryJatim.com - 750 siswa se-kabupaten Banyuwangi ikuti Festival memengan, memengan sendiri berasal dari bahasa osing yang artinya bermain, dalam festival memengan yang di ikuti dari seluruh kecamatan yang ada di Banyuwangi masing masing membawa 30 siswa dan terdapat 25 macam permainan tradisional.
Festival memengan digelar setiap tahun, diharapkan dapat melestarikan sekaligus mengenalkan kembali permainan tradisional kepada anak anak Banyuwangi.
Baca Juga: Toko Pertanian Tani Mapan Benculuk Banyuwangi Kebakaran Kerugian Ditaksir Capai 1 Miliar
Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Suratno menyampaikan dalam festival memengan bahwa, Anak akan di prahukan sesuai dengan kodrat alam dan kodrat zamanya, dalam kegiatan ini ada banyak proses belajar.
"memengan sendiri betujuan untuk mengembalikan anak kepada hakikatnya, kepada dunianya, karena hakikatnya adalah bermain sambil belajar, ini menjadi tekad kita menjadi profil pelajar pancasila," Katanya dalam pidato festival memengan (23/7/2022).
Baca Juga: Berikut Tujuh Perintah Jaksa Agung Yang Harus Di patuhi Kajari Banyuwangi
Dalam kegiatan tersebut terdapat macam macam permainan dari permainan fun sampai permainan perlombaan.
"Ada juga anak anak kita di sekitar sini yang mengikuti festival memengan ini sedang memperagakan membuat permainan tradisional, hal itu sesuai yang di sampaikan menteri pendidikan, dengan program kurikulum belajar merdeka," Sambungnya.
Program kurikulum belajar merdeka sendiri yakni banyak bertanya banyak mencoba dan banyak berkarya.
"dalam festival ini akan kita buktikan disini, nantik yang terpilih ada 5 terbaik akan mendapatkan reward dari dinas pendidikan." Pungkasnya.
Suratno berharap festival memengan ini bisa mengembalikan hakikat anak kepada dunia belajar dan bermain.