daerah

Hanya Untuk Masyarakat Miskin? Ini Kategori Masyarakat Yang Berhak Dapat Gas LPG 3 kg Subsidi, Jangan Salah

Rabu, 26 Juli 2023 | 17:19 WIB
Hanya Untuk Masyarakat Miskin? Ini Kategori Yang Berhak Mendapatkan Gas LPG 3 kg

Storyjatim.com - Kelangkaan Gas LPG 3 kg membuat resah masyarakat, pasalnya Gas yang dikhususkan kepada masyarakat kurang mampu ini tiba tiba sulit di pasaran.

Beberapa solusi yang diberikan pemerintah pun kini mulai di lakukan, salah satunya yakni dengan menggelar pasar murah Gas LPG 3 kg bersubsidi.

Namun siapa saja yang dapat membeli gas LPG 3 kg bersubsidi ini? berikut beberapa kategori yang dapat membeli dan yang tidak boleh membeli.

Baca Juga: Ditengah Gas Kelangkaan, Berikut Jadwal Pasar Murah Gas LPG 3 Kg Bersubsidi, Jangan Lupa Bawa Ini

Berdasarkan surat edaran Dirjen Migas No.B-2461/MG.05/DJM/2022 konsumen yang bukan pengguna LPG 3 kg subsidi yakni, Restoran/rumah makan, Hotel, Usaha Binatu, Usaha Batik, Usaha Jasa Las, Usaha Peternakan, Usaha Pertanian, Usaha Tani Tembakau.

 

Tak hanya itu, untuk masyarakat mampu juga dihimbau untuk membeli LPG non subsidi seperti Bright Gas 5,5 kg atau 12 kg.

 

Adapun sesuai ketentuan yang berhak mendapatkan gas LPG 3 kg bersubsidi itu ada 4 kategori yakni, Rumah Tangga Prasejahtera, Usaha Mikro, Petani Sasaran dan Nelayan Sasaran.

 

Itulah beberapa kategori yang berhak mendapatkan gas LPG 3 kg bersubsidi, diketahui mulai minggu depan Pemerintah Banyuwangi membuat kegiatan pasar murah Gas LPG 3 kg Bersubsidi yang tersebar di beberapa kecamatan.

 

Sebelumnya, Gas LPG Langka di Banyuwangi menurut Integrated Terminal Manager Tanjung Wangi Pertamina Patra Niaga Banyuwangi Andrie Buana mengatakan bahwa penyaluran gas LPG sejak tahun 2022 telah sesuai dengan kuota gas Bersubsidi.

Baca Juga: Hanya Berbahan Dasar Oli Bekas Murah, Kompor Ini Jadi Solusi Di Tengah Gas LPG 3 kg Langka, 1 Liter Bisa 1 Jam

"sejak dihilangkan status PPKM, aktivitas masyarakat cukup tinggi, seiringnya dengan pertumbuhan ekonomi menyebabkan serapan Gas LPG 3 kg menjadi meningkat, namun tepat sasaran," Katanya.

Tags

Terkini