Banyuwangi, Storyjatim.com - Kembali terjadi seorang wali murid Sekolah Dasar (SD) di Banyuwangi menjerit dengan kebijakan mahalnya harga buku untuk pembelajaran selama satu semester.
Hal tersebut menimpa wali murid di Banyuwangi Kota di salah satu Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Banyuwangi Kota.
Dalam penyampaiannya oleh salah satu wali murid yang tak mau disebutkan namanya itu bahwa pihaknya keberatan dengan mahalnya buku yang harus dibelinya di salah satu agen buku.
"Sekolah belum gratis, buku masih semahal itu, dengan keluarga yang anaknya lebih dari 1, dan sekolah semua dan harus beli buku semua," Kata salah satu wali murid tersebut dalam curhatannya melalui Chat pribadi.
Pihaknya juga enggan menyebut nama Sekolah yang di maksud, hanya saja berada di wilayah Banyuwangi Kota.
Bahkan pihaknya mengatakan jika semua wali murid di arahkan untuk membeli buku ke satu tempat yakni disekitar perliman.
"Itu diarahkan beli di situ, deket perliman, tapi bukan Toko buku, itu rumah pribadi warga tapi langganan ngedrop buku tersebut," Sebutnya.
Adapun buku yang dijual dicontohkan yakni mirip LKS namun bukunya sedikit tebal dan banyak soal soal.
Bahkan wali murid tersebut membandingkan harga di agen buku yang dimaksud dengan di toko online berbeda jauh.
"saya cek ditoko online dengan buku yang sama itu harganya berbeda jauh, contoh MTK di agen harga Rp 115 kalau di toko online Rp 75 ribu, kan lumayan perbandinganya," Keluhnya.
Baca Juga: Hanya Hitungan Menit, 500 Tiket Undangan Gratis BEC 2023 Ludes Diserbu Saat War Tiket Online
Bahkan wali murid kelas 3 ini harus rela merogoh kantong sebesar Rp 490 ribu belum termasuk buku paket dari sekolah.
"Untuk kelas 3 Rp 490 ribu, belum LKS yang lainya," Tukasnya.
Pihaknya berharap Dinas Pendidikan Banyuwangi menindak tegas adanya pembelian buku yang terlalu membebankan wali murid. (*)