daerah

Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi Sesalkan Komentar Tidak Beretika Oknum Alumni di Media Sosial

Senin, 15 Juni 2026 | 15:39 WIB
Soroti Etika Alumni, Sekretaris GMNI Banyuwangi: Kritik Boleh, Tapi Jangan Rusak Persaudaraan

Storyjatim.com- Sekretaris DPC GMNI Banyuwangi yang baru terpilih, Yohanes Mifta Gadi Gaa, mengajak seluruh kader dan alumni GMNI untuk senantiasa menjaga etika, kedewasaan, dan semangat persaudaraan dalam menyampaikan pendapat, khususnya di ruang publik dan media sosial.

Menurut Yohan, perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi. Kritik, masukan, maupun perdebatan gagasan adalah hal yang wajar dan bahkan diperlukan untuk mendorong kemajuan organisasi. Namun demikian, setiap pandangan hendaknya disampaikan dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kesantunan, penghormatan terhadap sesama, serta tradisi intelektual yang selama ini menjadi ciri khas GMNI.

“GMNI dibangun sebagai organisasi kader yang mengedepankan pendidikan, intelektualitas, dan persaudaraan. Karena itu, setiap kader maupun alumni memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kualitas dialog agar tetap konstruktif, mencerdaskan, dan tidak menimbulkan perpecahan,” ujar Yohan.

Ia menegaskan bahwa alumni memiliki peran penting sebagai sumber inspirasi dan teladan bagi generasi kader berikutnya. Oleh karena itu, sikap dan pernyataan yang disampaikan di ruang publik diharapkan mampu mencerminkan kebijaksanaan, kedewasaan berpikir, serta semangat membangun organisasi secara bersama-sama.

Lebih lanjut, Yohan mengajak seluruh pihak untuk menjadikan setiap perbedaan sebagai sarana memperkaya perspektif dan memperkuat solidaritas organisasi. Menurutnya, tantangan organisasi dapat diselesaikan melalui dialog yang terbuka, saling menghormati, dan berlandaskan semangat kekeluargaan.

“Perbedaan pandangan tidak boleh menjadi alasan untuk saling merendahkan. Sebaliknya, perbedaan harus menjadi ruang pembelajaran bersama agar GMNI semakin matang dalam berdemokrasi dan semakin kuat dalam menjaga persatuan,” tuturnya.

Di akhir pernyataannya, Yohan berharap seluruh kader dan alumni GMNI Banyuwangi dapat terus menjaga marwah organisasi dengan mengedepankan nilai-nilai gotong royong, persaudaraan, dan etika dalam setiap interaksi. Dengan demikian, GMNI tetap menjadi rumah bersama yang mampu melahirkan kader-kader yang kritis, berkarakter, serta menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dan kebangsaan.

Tags

Terkini