Banyuwangi, Storyjatim.com – Prestasi gemilang lagi-lagi ditorehkan oleh pengelola tambang Tujuh Bukit Operations, PT Bumi Suksesindo (PT BSI). Anak perusahaan PT Merdeka Copper Gold Tbk tersebut berhasil menyabet penghargaan dalam ajang East Java Maritime Awards 2026.
PT BSI masuk dalam kelompok Badan Usaha Penggerak Sektor Maritim atas perannya sebagai “Penggerak Sosial Budaya Masyarakat Pesisir”.
Penghargaan diterima langsung oleh Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri di Gedung JTV Jl. Ahmad Yani No. 88 Surabaya, Rabu, 20 Mei 2026. Pihak JTV selaku penyelenggara, menyampaikan bahwa penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi, kontribusi, dan inovasi, serta kebijakan strategis dari
pemangku kepentingan (stakeholder) kelautan di Jawa Timur.
Tujuannya adalah untuk mendukung pengembangan sektor kemaritiman di Jawa Timur.
Pelaksanaan penjurian kepada calon penerima penghargaan melibatkan akademisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jawa Timur, dan JTV selaku media penyelenggara.
Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri, menyampaikan terima kasih dan mengapresiasi atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, perusahaan tambang emas yang beroperasi di Gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi tersebut telah menetapkan program
Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) atau biasa disebut Corporate Social Responsibility (CSR), sebagai bagian integral dari kegiatan operasional perusahaan.
“Operasional jalan, program untuk masyarakat juga harus jalan. Ini komitmen kami,” kata Adi, sapaan akrab Presiden Direktur PT BSI, Adi Adriansyah Sjoekri, Kamis (21/5/2026).
Program PPM yang telah direalisasikan oleh PT BSI menyasar delapan sendi kehidupan masyarakat. Yaitu pendidikan, kesehatan, pendapatan riil, kemandirian ekonomi, sosial budaya, lingkungan, kelembagaan komunitas, dan infrastruktur.
Dia mencontohkan beberapa program PPM yang telah dilaksanakan untuk mendukung masyarakat pesisir. Di bidang infrastruktur, PT BSI telah membangun jalan menuju pantai nelayan Pancer sepanjang 5,5 kilometer. Jalan tersebut diperkuat dengan cor beton. Jalan ini merupakan jalur transportasi para nelayan untuk mendistribusikan hasil tangkapannya.
Dengan kondisi jalan yang bagus dan kuat, Adi berharap aktivitas nelayan semakin lancar dan aman.
Baca Juga: Wabup Banyuwangi: PT BSI Layak Jadi Contoh Investasi Berkontribusi Pembangunan Daerah
PT Bumi Sukesindo, lanjutnya, juga secara berkala membantu pelaksanaan event-event sosial budaya dan olahraga yang diselenggarakan oleh masyarakat pesisir. Seperti lomba selancar (surfing) dan petik laut. Menurutnya, dukungan terhadap event-event seperti itu sangat penting. Selain sebagai ruang ekspresi masyarakat, event-event tersebut juga bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
“Semoga program PPM yang telah kami realisasikan dapat mendorong masyarakat agar berkehidupan lebih baik,” ujar Adi.
Yang tidak kalah penting, PT BSI juga melaksanakan program transplantasi terumbu karang di salah satu pesisir ikonik Banyuwangi, Grand Watudodol. Program tersebut telah berlangsung sejak 2023. Pada tahun ini, PT BSI akan melanjutkan, bersamaan dengan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup.
Artikel Terkait
Peringatan Hari Buruh di Tambang Banyuwangi, Serikat dan Manajemen Sepakat Perkuat Sinergi
Krisis MBG Menguat, Desakan Mundur Kepala Badan Gizi Nasional Mencuat di Tengah Turunnya Kepercayaan Publik
Honor Relawan MBG Banyuwangi Diperdebatkan: Disebut “Pemotongan, Korwil SPPI Menyebut Ini Tambahan
Pemkab Banyuwangi Gandeng PT BSI, Dua Sekolah di Pesanggaran Segera Direhabilitasi
Sekolah Jadi Episentrum Konsolidasi Demokrasi Bawaslu Banyuwangi