daerah

SMPN 1 Singojuruh Banyuwangi Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Kurang Mampu, Diprioritaskan Yatim Piatu

Senin, 15 Juni 2026 | 12:06 WIB
SMPN 1 Singojuruh Banyuwangi Salurkan Bantuan Seragam Gratis untuk Siswa Kurang Mampu, Diprioritaskan Yatim Piatu

Banyuwangi, Storyjatim.com – SMP Negeri 1 Singojuruh terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan siswa kurang mampu,  Sekolah menyalurkan bantuan seragam gratis kepada siswa baru yang berasal dari keluarga tidak mampu, dengan prioritas anak yatim piatu.

Kepala SMPN 1 Singojuruh, Lilik Subekti, menjelaskan bahwa proses penentuan penerima bantuan dilakukan secara terbuka dan selektif, Pihak sekolah membuka kesempatan bagi wali murid yang membutuhkan bantuan untuk mengajukan permohonan.

“Dalam menentukan bantuan seragam, kami membuka bagi wali murid yang membutuhkan. Prioritas kami adalah anak yatim piatu dan siswa dari keluarga kurang mampu,” ujar Lilik.

Selain itu, sekolah juga melakukan analisis data afirmasi terhadap 51 siswa baru dengan melibatkan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH).

Baca Juga: Konfercab Persatuan GMNI Banyuwangi Akhiri Dualisme, Vingky Dwi Putra Jadi Ketua

Dari proses tersebut, terjaring 14 siswa yang masuk kategori Desil 1 dan 2 sebagai penerima bantuan.

“Kami tidak hanya melihat data administrasi, tetapi juga melakukan verifikasi agar bantuan benar-benar tepat sasaran,” jelasnya.

Jumlah penerima bantuan tersebut disesuaikan dengan kemampuan pendanaan sekolah yang bersumber dari koperasi sekolah serta sumber lain yang sah.

Setelah proses verifikasi selesai, bantuan mulai didistribusikan kepada para penerima manfaat, Penyaluran bantuan pada hari ini turut didampingi oleh Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto, bersama tim sekolah dan pengurus koperasi.

Camat Singojuruh, Iwan Yos Sugiharto, mengapresiasi langkah yang dilakukan pihak sekolah dalam membantu siswa kurang mampu agar tetap bisa melanjutkan pendidikan.

“Ini langkah yang sangat baik. Kami mendukung penuh upaya sekolah dalam memastikan tidak ada anak yang terhambat pendidikannya hanya karena keterbatasan ekonomi,” ungkap Iwan.

Ia berharap program semacam ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya.

Baca Juga: Penuh Haru, 175 Siswa Rumah Pintar PT BSI Banyuwangi Tunjukkan Skill Inggris dan IT Saat Wisuda Perdana

Sementara itu, Lilik Subekti menegaskan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban orang tua sekaligus menjamin keberlanjutan pendidikan siswa.

“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa mendukung anak-anak untuk tetap semangat belajar serta melanjutkan pendidikan,” pungkasnya.

Halaman:

Tags

Terkini