Banyuwangi Storyjatim.com - Volume debit air sungai Badeng meningkat akibat intensitas hujan yang mengguyur Kabupaten Banyuwangi cukup tinggi. (7/7/2023).
Hal tersebut membuat kekhawatiran warga Desa Alasmalang Kecamatan Singojuruh dengan adanya debit air sungai Badeng nyaris meluber ke jalan raya.
Jika dilihat dari peristiwa pada tahun 2018 lalu, Desa Alasmalang pernah di terjang banjir akibat curah hujan tinggi dan adanya penyumbatan dari material kayu yang terhalang dibawah jembatan.
Baca Juga: Pemenang War Tiket Undangan BEC 2023, Segera Tukarkan Hanya Dengan Syarat Ini
Banjir bandang beberapa tahun lalu yang melanda Desa Alasmalang mengakibatkan puluhan rumah warga hancur, seketika rumah yang berada di wilayah sungai Badeng terendam air.
Adanya peristiwa itu, Korsda Pengairan Singojuruh mensiagakan Excavator untuk mengantisipasi adanya penyumbatan dari material kayu agar peristiwa 2018 tak terjadi lagi.
Kondisi terkini luapan sungai Badeng di Alasmalang nyaris meluber ke jalan raya, jembatan yang menghubungkan jalan raya Rogojampi - Genteng itupun terasa bergetar.
Adanya ke khawatiran tersebut pihak Polsek Singojuruh mengalihkan jalan menuju Genteng- Rogojampi ke arah Sempu.
Diketahui intensitas hujan di Kabupaten Banyuwangi sejak kemarin malam belum juga reda, di hulu sungai Badeng di daerah kecamatan Songgon cukup tinggi.
Artikel Terkait
Jadi Pelopor Pemuda Pelestari Budaya Banyuwangi, PAC Taruna Merah Putih Pimpinan Kecamatan Resmi Dilantik
Moeldoko Berkunjung Ke Banyuwangi Tuai Kontroversi, Kader Kebal Demokrat Siap Hadang Perusak Partai
Seorang Kakek Gantung Diri Di Banyuwangi Gegerkan Warga Kaotan, Berikut Identitas Korban
Sang Istri Sedang Sakit Keras, Diduga Faktor Ekonomi Seorang Kakek Gantung Diri Di Desa Kaotan Banyuwangi