Storyjatim.com - Seorang pasien yang melahirkan di salah satu rumah sakit swasta di Banyuwangi sempat tertahan selama hampir 2 pekan lantaran tidak mampu membayar tagihan pihak rumah sakit.
Pengalaman itu dibagikan oleh Budi Supriyanto, ia mengaku harus menganggung pilu karena biaya persalinan istrinya yang berlangsung di rumah sakit swasta mencapai puluhan juta rupiah.
Padahal, ia termasuk golongan keluarga kurang mampu. Hal itu selaras dengan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) yang dirilis oleh Pemerintah Desa Gendoh tempatnya tinggal.
Baca Juga: Begini Aktifitas Bandara Internasional Banyuwangi Jelang Ramadhan, 350 Penumpang Perhari
Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi telah mengucurkan anggaran kesehatan untuk warga kurang mampu termasuk di dalamnya biaya persalinan melalui program Jamkesda. Selain itu, di Banyuwangi juga diberlakukan skema program serupa bernama Jampersal.
"Sekitar 2 minggu anak dan istri saya tidak bisa keluar dari rumah sakit karena kami tidak mampu membayar tagihan pihak rumah sakit," ungkap Budi, pada Senin (3/4/2023).
Total tagihan, kata Budi, yang harus kami bayar mencapai Rp. 10 juta. Kendati demikian, berkat komunikasi dua arah yang dibangun dan campur tangan APPM (Aliansi Pemuda Peduli Masyarakat) & ADVIS (Advokasi Indonesia Sehat) Jawa Timur, pihak rumah sakit memberikan kelonggaran melunasi tunggakan melalui skema penyicilan selama 4 bulan kedepan.
"Alhamdulillah saat ini sudah diperbolehkan pulang, namun ada rasa bersalah ketika baru mengetahui program-program yang disediakan oleh Pemkab Banyuwangi, itupun setelah mendapat penjelasan dari teman-teman di APPM & ADVIS. Jika tahu dari awal pastinya saya akan membawa istri ke rumah sakit milik daerah," sesalnya.
Diketahui, menjelang persalinan pihak rumah sakit menyarankan untuk dilakukan operasi karena bayi yang merupakan anak pertama Budi itu pada posisi sungsang.
Artikel Terkait
Tetangga Kawah Ijen, Wisata Kawah Bulan Sabit Banyuwangi Berikan Panorama Yang Memukau
Siapkan Segera Daftar PPPK Atau CPNS 2023 Di Banyuwangi, Itip Rincian Kuotanya
Tabung Gas Elpiji 3 Kilogram Di Banyuwangi Meledak, Dapur Villa Hancur Ini Penyebabnya
Meriahkan Dies Natalis Yang Ke 69 GMNI Banyuwangi Tunjukan Gerakan Masif Sebagai Partner Rakyat
Jadwal Pemadaman Listrik di Banyuwangi Hari Ini, Perhatikan Imbauan Untuk Masyarakat No 1 Penting Diketahui