Storyjatim.com - Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Abdul Ghoni mengatakan bahwa Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) merupakan sarana dakwah Islam Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di sekolah-sekolah. Pernyataan tersebut disampaikan dalam Seminar dengan tema " Globalisasi dan Tantangan Generasi Muda”, pada Sabtu (1/2/2024) di MTSN 2 Banyuwangi.
“Kader IPPNU harus bisa menjadi penggerak meneruskan nilai ahlussunah wal jamaah, menjadi speaker of aswaja di sekolah-sekolah, menjadi speaker of Nahdlatul Ulama di sekolah-sekolah, yang akan memberi dampak positif bagi teman sekolah,” kata Ghoni.
Lebih lanjut, dia menjelaskan terkait pentingnya peran pemuda, khususnya kader IPPNU, dalam membangun karakter yang kuat serta memiliki kesiapan dalam menghadapi tantangan zaman.
Baca Juga: Profil KH Anwar Iskandar Ketua MUI Baru Asal Banyuwangi, Ternyata Salah Satu Sesepuh NU
“IPPNU harus menjadi motor penggerak perubahan dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Dengan bekal keilmuan dan keorganisasian yang baik, kalian dapat berkontribusi lebih luas, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga global,” jelasnya.
Ghoni berharap, kepada kader- kader IPPNU Banyuwangi semakin siap menghadapi tantangan di masa depan dan mampu membawa Kabupaten Banyuwangi ke arah yang lebih maju.
“Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat, IPPNU Banyuwangi harus siap ambil peran dalam kemajuan bangsa,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Penjual Latto Latto Asal Lumajang Hiasi Jelang Peringatan Satu Abad NU Di Banyuwangi
Rayakan Harlah NU dengan Twibbon, Berikut 15 Link Twibbon Harlah NU dan Cara Menggunakannya
Bikin Merinding.! Gadis Cilik Asal Banyuwangi Tampil Didepan Presiden Jokowi Dalam Peringatan Puncak 1 Abad NU
Peringati Satu Abad NU, Ratusan Santri Ponpes dan Banom di Banyuwangi Ikuti Liga Futsal Santri