Storyjatim.com - Pemilik nama latin Piper retrofractum Vahl atau yang kita kenal dengan cabe jamu atau cabe jawa merupakan sejenis tanaman rempah-rempah yang termasuk dalam suku sirih-sirihan atau Piperaceae dan masih berkerabat dengan lada serta kemukus.
Di Indonesia pada umumnya rempah ini begitu populer di kalangan tukang jamu ataupun produsen jamu karena dianggap memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh manusia.
Konon, penyakit seperti paru-paru, bronkhitis, jantung hingga liver bisa disembuhkan dengan mengonsumsi air rebusan dari buah cabe jamu yang sebelumnya sudah di keringkan dan ditumbuk secara rutin. Capaian manfaat buah dari tanaman satu ini berpotensi menjadi terobosan baru di dunia pengobatan tradisional lantaran mengandung minyak atsiri, 1-undecylenyl-3, zat pedas piperine, chavicine, asam palmilat, dan tetrahidropiperic acids yang dapat diandalkan sebagai obat penyembuh beberapa keluhan penyakit.
Baca Juga: Kelor, Tanaman Dengan Segudang Manfaat untuk Kesehatan
Kendati demikian, nilai jual buah cabe jamu yang telah dikeringkan juga tak kalah dahsyat dengan manfaatnya. Hal itu dikemukakan oleh Ahmad Famuji, salah satu pengepul cabe jamu asal Kecamatan Srono, Kabupaten Banyuwangi. "Per hari ini, kita beli cabe jamu dengan harga variatif mas. Tergantung jenis, kwalitas dan tingkat kekeringan cabe jamu itu sendiri," ungkapnya.
Jika diambil, kata Ahmad Famuji, rerata harga di kalangan petani kita beli pada kisaran 60 ribu hingga yang paling tinggi 65 ribu rupiah per kilogram.
Baca Juga: Masih Ragu Dengan Tanaman Satu Ini, 5 Manfaat Lidah Buaya Nomor 2 Sering Dicari Banyak Orang
Menurut pria yang akrab dipanggil Famuji itu, di wilayah Banyuwangi terdapat beberapa jenis cabe jamu yang memiliki nilai ekonomi berbeda. "Ada jenis Hibrida, lokal dan madura, cara budidaya hingga harga jual semuanya berbeda," sambungnya.
Diketahui, dalam satu bulan ia mengaku dapat mengumpulkan 1 - 2 ton cabe jamu kering dari petani.
Artikel Terkait
Toko Pertanian Tani Mapan Benculuk Banyuwangi Kebakaran Kerugian Ditaksir Capai 1 Miliar
Keren..!! Himpunan Mahasiswa Elektro Unej inisiasi Program Digitalisasi Pertanian Di Desa Sidomulyo Jember
Petani di Tegaldlimo Ikuti Pelatihan Pertanian Modern dari Program Keserasian Sosial