Storyjatim.com - Belum pelantikan, salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Kota Blitar ditinggalkan oleh Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), 7 KPPS itu dengan kompak mrngundurkan diri sebelum pelantikan di kota Blitar.
Mundurnya 7 KPPS di kota Blitar tersebut dibenarkan oleh Komisioner KPU Kota Blitar Devisi Sosial, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM, Rangga Bisma Aditya, jika dengan kompak semua KPPS mengundurkan diri sebelum pelantikan.
Namun, dengan mundurnya anggota KPPS tersebut tak menjadi permasalahan, dikarenakan kekosongan yang tersebut sudah digantikan oleh calon anggota KPPS yang sebelumnya menjadi cadangan.
“kalau dari kami Proses pengunduran diri tidak menjadi masalah, karena masih ada cadangan” Katanya.
Pihaknya menyebut jika data yang ada di KPU Kota Blitar terdapat total 33 orang yang mengundurkan diri menjadi calon KPPS sebelum pelantikan.
Namun, yang menjadi sorotan publik yakni dalam satu TPS secara kompak KPPS mengundurkan diri, kendati demikian pihak KPU Kota Blitar tak ambil pusing.
Dikarenkan masih terdapat cadangan yang sebelumnya mendaftar sebagai calon anggota KPPS, kini KPU Blitar tengah mempersiapkan Pelantikan di tanggal 25 Januari 2024, dan sehari sebelum pelantikan akan diberikan SK.
Diketahui bersama KPU Kota Blitar tengah menyiapkan 3.059 orang untuk ditempatkan di 437 TPS termasuk TPS Khusus Lapas.
Artikel Terkait
PT BSI Raih Penghargaan Sebagai Pelaku Investasi Inovatif Di Banyuwangi, Dalam Anugerah Times Indonesia (ATI) 2023
Artis Saipul Jamil Kembali Ditangkap Polisi Saat Berada Di Jalan Hingga Bikin Heboh Warga, Diduga Terlibat Dalam Kasus Ini
Aksi Kamisan Tembus 800 Kali, Tetap Konsisten Tuntut Pelanggaran HAM Berat Tragedi 98, Ibu Korban Tak Percaya Jokowi Karena Berikan Jabatan Strategis
Siswa Berkebutuhan Khusus Akan Semakin Gemar Memasak, Lembaga Pendidikan SLB di Pesanggaran Banyuwangi Dibangun Oleh PT BSI
Banyaknya Oknum Yang Bermain, Proyek Infrastruktur Berkualitas Di Banyuwangi Justru Jadi Kepentingan Oknum Yang Bermain, Tak Sesuai Harapan Bupati
Proyek Tak Bertahan Lama Gegara Banyak Mafia Proyek, Nama Kepala Dinas Dan Bupati Banyuwangi Serta DPRD Tak Luput Jadi Sorotan, Akan Segera Dilaporkan