Merasa Dilecehekan Secara Verbal, Mahasiswi Di Poliwangi Banyuwangi Laporkan Ketua BEM Ke MPM Hingga Ke PPKS

photo author
Abdul Konik, Story Jatim
- Sabtu, 30 September 2023 | 16:02 WIB
Merasa Dilecehkan Secara Verbal, Mahasiswi Poliwangi Banyuwangi Laporkan Ke MPM Hingga Ke Pihak Berwajib (Ilustrasi Istimewa)
Merasa Dilecehkan Secara Verbal, Mahasiswi Poliwangi Banyuwangi Laporkan Ke MPM Hingga Ke Pihak Berwajib (Ilustrasi Istimewa)

Banyuwangi Storyjatim.com Kasus Kekerasan seksual didalam kampus masih saja terjadi, kini dugaan pelecehan seksual dilakukan oleh seorang laki laki berinisial BD yang merupakan mahasiswa Kampus Politeknik Negeri Banyuwangi (Poliwangi).

BD diketahui sebagai Ketua BEM Poliwangi, diduga melakukan hal yang tak senonoh kepada mahasiswi kampus yang sama, selain menjadi perbincangan dikalangan mahasiswa, Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Poliwangi merilis surat dan berita acara pemanggilan terhadap BD, hal itu pun diunggah dalam akun Instagram MPM Poluwangi.

Perwakilan dari MPM Poliwangi, Nurlailatul Hidayah membenarkan bahwa telah terjadi dugaan kekerasan seksual yang dilakukan oleh BD kepada mahasiswi dikampusnya.

Baca Juga: Peristiwa G30S PKI Sejarah Paling Kelam Dengan Kontroversial Hingga Saat Ini

Ella Sapaan Akbrabnya menjelaskan bahwa awalnya Korban melapor kepada MPM melalui pesan singkat whatsapp pada tanggal 16 Agustus 2023.

“Setelah menerima laporan dari korban kami mengadakan rapat terbatas dan memutuskan untuk menyampaikan kepada Unit Satgas PPKS serta memberikan pendampingan terhadap korban,” ungkap Ella.

Ella menambahkan bahwa tindak kekerasan seksual yang dilakukan BD merupakan pelecehan verbal yaitu dengan mengirimkan pesan rayuan bernuansa seksual kepada korban.

Pihaknya menegaskan bahwa tidak ada toleransi bagi pelaku kekerasan seksual.

“Melalui whatsapp BD mengajak korban ke penginapan, tindakan tersebut tidak bisa dianggap lelucon karena korban merasa direndahkan,” tegas Ella.

Ella mengatakan jika kasus tersebut sudah ditangani oleh Satgas PPKS Poliwangi dan rekomendasi sanksi telah disampaikan kepada pimpinan.

“Sudah dilakukan pemanggilan kepada BD, tinggal menunggu keputusan pemberian sanksi,” Lanjutnya.

Edghar Bachtiar Pratama, salah satu mahasiswa Poliwangi turut menyayangkan dugaan tindak kekerasan seksual yang dilakukan oleh pimpinan BEM.

“Kasus ini merupakan keprihatinan bersama, marwah seorang Ketua BEM yang seharusnya menjadi garda terdepan mencegah kekerasan seksual justru menjadi pelakunya,” ujar Edghar.

Edghar mendesak pihak terkait untuk mengusut tuntas Kasus Kekerasan seksual verbal didalam Kampus.

“Saya khawatir jika penanganan kasus semacam ini cenderung ditutupi, publik akan keliru menilai bahwa kekerasan seksual verbal adalah suatu kewajaran,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Konik

Tags

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X