Banyuwangi Storyjatim.com - Sebuah Kitab Lontar Yusup bernaskah kuno tersimpan dengan rapi di Museum Blambangan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi, kitab tersebut diperkirakan ada sejak abad ke 14.
Terlihat Kitab Lontar Yusup itu bertuliskan aksara jawa dan terbuat dari daun lontar yang di susun dan dilipat dengan apik.
Diketahui Kitab Lontar Yusup itu setelah di teliti adalah sebuah kitab di bab Dandang Gulo, Lontar Yusup sendiri adalah sebuah cerita dari Nabi Yusuf.
Baca Juga: Menjadi Wisata Terlengkap Banyuwangi Park Segera di Buka, Catat Tanggalnya
Pembacaan Lontar Yusup sendiri dulu kerap dibacakan oleh masyarakat Banyuwangi suku Osing ketika ada hajatan selama semalam suntuk.
Pembacaan tersebut memiliki kesakralan tersendiri, dimana kebanyakan warga sekitar menunggu selesainya pembacaan Lontar Yusup untuk mencari berkah.
"orang orang dulu justru menunggu di akhir pembacaan, biasanya di waktu subuh, karena kono di anggap mujarab," Kata Sekertaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi Choliqul Ridha.
Anehnya Lanjut Ridha, ketika ada yang meminta petunjuk tentang kesembuhan ataupun kesulitan jodoh di akhir pembacaan Lontar Yusup tersebut saat membuka kitab secara acak langsung di bab yang di tuju secara otomatis.
Baca Juga: Wisata Pantai Gumuk Kancil Semakin Mempesona, PT. BSI Gelontorkan Anggaran Untuk Pengembangan
" Itu membukanya secara acak, tapi langsung ada bacaan atau petunjuk apa yang diminta oleh salah satu warga itu," Lanjutnya.
Bahkan ketika pembacaan di tengah malam bagi pendengarnya merasa merinding, disitu tingkat kesakralan pembacaan Lontar Yusup mulai dirasakan.
Disitulah terlihat kesakralan dalam pembacaan Lontar Yusup di ada Osing. Meskipun sempat tenggelam dan nyaris punah orang yang membaca mocoan sebutannya kini sudah mulai banyak yang melestarikan adat ratusan tahun ini.
Tak hanya dibacakan oleh orang tua, Lontar Yusup kini bisa di baca oleh kaum milenial, dengan kitab baru bernaskah yang cukup mudah untuk dibaca oleh kalangan milenial.
Tak sedikit para anak muda yang melestarikan Mocoan Lontar Yusup dengan berkeliling di setiap perkumpulan pembacaan Lontar.
Artikel Terkait
Unik..!! Pantai Bercahaya di Indonesia Bikin Betah, Cocok Untuk Selfie
Bukit Jaddih Madura Menjadi Tempat Wisata Favorit Yang Instagramable
Masih Ingat Pantai Grajagan Banyuwangi, Begini Kondisi Terbaru Ada Yang Berubah Semakin Menawan
Wisata Pantai Gumuk Kancil Semakin Mempesona, PT. BSI Gelontorkan Anggaran Untuk Pengembangan
Kenapa Harus Rekreasi ? Simak Manfaatnya untuk Kesehatan Fisik dan Mental